BaliBeritaDaerahDenpasarHukum dan Kriminal

DPW NCW Bali Soroti Sidak KPK di Kantor Imigrasi Dorong Bersih-Bersih Oknum Pulihkan Kepercayaan Publik Bedakan Oknum dan Institusi 

Jbm.co.id-DENPASAR |  Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) National Corruption Watch (NCW) Bali menilai penggeledahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan harus menjadi momentum memperkuat reformasi birokrasi dan pemberantasan korupsi di lingkungan keimigrasian.

Menurut DPW NCW Bali, langkah penegakan hukum yang dilakukan KPK merupakan bagian dari upaya memperkuat integritas pelayanan publik, khususnya dalam penanganan dugaan tindak pidana korupsi terkait pelayanan izin tinggal bagi Warga Negara Asing (WNA).

Foto: Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. 

Ketua DPW NCW Bali, Wong Kok Liang atau yang akrab disapa Mr. Donnox Wong, menegaskan bahwa proses hukum harus didukung, namun masyarakat juga diharapkan tidak terburu-buru memberikan penilaian negatif kepada seluruh institusi Imigrasi.

“Langkah KPK patut kita hormati dan dukung. Namun kami juga mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru menggeneralisasi atau memberikan stigma negatif terhadap institusi Imigrasi secara keseluruhan. Masih sangat banyak petugas Imigrasi yang bekerja dengan penuh dedikasi, profesional, dan menjaga integritas dalam melayani masyarakat maupun warga negara asing,” tegas Donnox Wong.

Donnox Wong menilai apabila terdapat oknum yang diduga melakukan penyalahgunaan jabatan, maka proses pertanggungjawaban harus diarahkan kepada individu yang bersangkutan sesuai ketentuan hukum, bukan kepada institusi secara keseluruhan.

DPW NCW Bali juga menekankan pentingnya peran aparat penegak hukum, pengawasan internal, media, organisasi masyarakat, hingga masyarakat luas dalam menjalankan fungsi kontrol sosial. Sinergi tersebut dinilai menjadi salah satu kunci untuk mencegah penyalahgunaan wewenang di sektor pelayanan publik.

“Jangan karena ulah segelintir oknum, kemudian kepercayaan masyarakat terhadap institusi menjadi hilang. Mari kita saling mengawasi, saling mengontrol, dan saling memonitor agar pelayanan publik semakin bersih, transparan, serta bebas dari praktik korupsi. Kritik harus membangun, pengawasan harus objektif, dan penegakan hukum harus tetap berdasarkan fakta serta alat bukti,” kata Donnox Wong.

Selain mendukung proses penyidikan, DPW NCW Bali berharap pengusutan perkara berjalan secara profesional, transparan, dan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

 Organisasi tersebut juga meminta agar setiap pihak yang diduga terlibat berdasarkan alat bukti diproses sesuai hukum yang berlaku tanpa pandang bulu.

Disisi lain, NCW Bali memandang kasus ini sebagai kesempatan untuk memperkuat reformasi birokrasi di lingkungan keimigrasian sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik.

“Momentum ini harus menjadi titik awal penguatan reformasi birokrasi di lingkungan keimigrasian. Kami percaya mayoritas insan Imigrasi Indonesia adalah aparatur yang jujur dan berdedikasi. Karena itu, mari bersama-sama menjaga nama baik institusi dengan mendukung penindakan terhadap oknum yang terbukti melanggar hukum, sekaligus memberikan apresiasi kepada petugas-petugas yang bekerja dengan integritas tinggi,” tutupnya. (ace)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button