BeritaDaerahKeagamaanPemerintahanPendidikanPolitikSeni BudayaSosial

Ribuan Jamaah Padati Punung, Peresmian YPI Nurul Azhar Hadirkan Gus Iqdam Tebarkan Semangat Dakwah dan Pendidikan

"Pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga harus diiringi pembangunan karakter melalui pendidikan dan pembinaan keagamaan"

Pacitan,JBM.co.id-Gelombang jamaah dari berbagai daerah memadati Lapangan Dusun Kedungmenjangan, Desa Sooka, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Selasa (4/8/2026) malam. Kehadiran mereka menjadi bukti besarnya antusiasme masyarakat mengikuti Pengajian Akbar bersama pendakwah kondang Muhammad Iqdam Kholid, yang digelar dalam rangka peresmian Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nurul Azhar.

Sejak sore hari, masyarakat mulai berdatangan menuju lokasi. Mereka datang bersama keluarga untuk menyaksikan momen bersejarah berdirinya lembaga pendidikan Islam yang diharapkan menjadi pusat pembinaan generasi muda sekaligus memperkuat syiar Islam di wilayah Pacitan bagian barat.

Prosesi peresmian YPI Nurul Azhar berlangsung khidmat sebelum dilanjutkan dengan Pengajian Akbar. Kehadiran Gus Iqdam, Pengasuh Pondok Pesantren Sabilu Taubah, menjadi magnet utama kegiatan tersebut. Dengan gaya dakwah yang santai, komunikatif, dan mudah dipahami, Gus Iqdam mengajak jamaah untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperkuat persaudaraan, serta menjadikan ilmu agama sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Pacitan, Gagarin, yang menyampaikan apresiasi atas berdirinya Yayasan Pendidikan Islam Nurul Azhar. Menurutnya, kehadiran lembaga pendidikan berbasis Islam merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.

“Pemerintah Kabupaten Pacitan menyambut baik berdirinya Yayasan Pendidikan Islam Nurul Azhar. Kami berharap yayasan ini menjadi tempat lahirnya generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah,” ujar Gagarin.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga harus diiringi pembangunan karakter melalui pendidikan dan pembinaan keagamaan. Karena itu, sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, ulama, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Pacitan yang semakin maju dan sejahtera.

Bagi masyarakat, malam itu bukan sekadar menghadiri pengajian, melainkan menjadi momentum memperkuat tali silaturahmi dan memperteguh semangat kebersamaan. Lantunan selawat yang menggema, doa yang dipanjatkan bersama, serta tausiyah yang menyejukkan menghadirkan suasana religius yang penuh kekhidmatan.

Peresmian Yayasan Pendidikan Islam Nurul Azhar sekaligus Pengajian Akbar bersama Gus Iqdam diharapkan menjadi awal yang baik bagi perjalanan yayasan dalam mencetak generasi Qurani, memperluas syiar Islam, dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Pacitan maupun daerah sekitarnya.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button