
Jbm.co.id-BANGLI | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli menyelenggarakan kegiatan pengobatan gratis yang dirangkaikan dengan perayaan Rahina Tumpek Krulut pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Gubernur Bali Nomor B.01.400.7/34847/SETDA tanggal 29 Juli 2026 sekaligus menjadi wujud nyata pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang dilandasi semangat kemanusiaan, cinta kasih, dan kepedulian sosial.

Pelaksanaan pengobatan gratis dilakukan secara serentak di empat kecamatan di Kabupaten Bangli, yakni di Desa Kedisan untuk wilayah Kecamatan Kintamani, Desa Selati untuk Kecamatan Bangli, Desa Adat Kebon, Desa Sulahan untuk Kecamatan Susut, serta Banjar Tembuku Kaja, Desa Tembuku untuk Kecamatan Tembuku.
Melalui kegiatan ini, masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan secara gratis sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai sosial yang terkandung dalam perayaan Rahina Tumpek Krulut. Momentum ini menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan merupakan bagian penting dari penghormatan terhadap kehidupan dan sesama manusia.
Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, menyampaikan bahwa Rahina Tumpek Krulut memiliki makna yang sangat luhur, yakni memuliakan manusia dengan kasih sayang, ketulusan, dan kepedulian. Nilai-nilai tersebut hendaknya tidak hanya dipahami sebagai tradisi spiritual, tetapi juga diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Rahina Tumpek Krulut mengajarkan kita untuk menumbuhkan cinta kasih kepada sesama. Pemerintah Kabupaten Bangli ingin menjadikan momentum ini sebagai pengingat bahwa pelayanan kepada masyarakat harus dilandasi rasa tulus, empati, dan semangat gotong royong. Pengobatan gratis ini bukan sekadar memberikan layanan kesehatan, tetapi merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah untuk memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang mudah dijangkau dan berkualitas,” kata Bupati Sedana Arta.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa kesehatan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan masyarakat yang produktif, mandiri, dan sejahtera. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Bangli akan terus memperkuat berbagai program pelayanan kesehatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat hingga ke desa-desa.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini dengan sebaik-baiknya. Mari kita jadikan Tumpek Krulut sebagai momentum mempererat persaudaraan, saling peduli, menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan. Dengan tubuh yang sehat dan hati yang penuh kasih, kita dapat bersama-sama membangun Bangli yang semakin maju, harmonis, dan sejahtera,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Bangli juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bali, tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh pihak yang telah bersinergi menyukseskan kegiatan tersebut. Diharapkan, semangat kebersamaan yang terbangun melalui perayaan Rahina Tumpek Krulut dapat terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan pengobatan gratis ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan serta memperoleh konsultasi dan pengobatan tanpa dipungut biaya. Kehadiran layanan tersebut menjadi bukti nyata bahwa semangat kasih sayang yang menjadi filosofi Rahina Tumpek Krulut dapat diwujudkan dalam aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (S Kt Rcn).




