BaliBeritaDaerahDenpasar

Ketua DPRD Ketut Suastika Sentil Pemerintah Bangli, Desak Pemkab Percepat Tender Proyek: “Awal Tahun Harus Sudah Jalan!”

Jbm.co.id-BANGLI | Di penghujung suasana Hari Raya Galungan dan Kuningan Pemerintah Kabupaten mendapatkan kritik tajam dari Ketua DPRD Kabupaten Bangli, I Ketut Suastika, dalam melontarkan kritik tajam terhadap kebiasaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli yang baru memulai proses tender proyek berbulan-bulan setelah tahun anggaran berjalan.

Ia menilai pola tersebut terus berulang setiap tahun dan berdampak negatif pada perekonomian masyarakat.

Begitu pula banyak akan terjadi pekerjaan yang dikerjakan oleh rekanan terlalu terburu – buru sehinga hasinya kurang bagus terlebih kenadampak musim hujan sudah turun proyek tersebut sudah pasti berkurang kuwalitas kerjanya.

Menurut Suastika, keterlambatan tender menyebabkan perputaran ekonomi di masyarakat tidak optimal, sekaligus menurunkan serapan anggaran pada triwulan awal. Karena itu, ia mendesak Pemkab Bangli agar mempercepat seluruh proses tender agar kegiatan pembangunan bisa dimulai lebih cepat.

“Tidak perlu menunggu berbulan-bulan setelah tahun anggaran berjalan. Percepatan tender penting untuk menggerakkan perekonomian masyarakat serta meningkatkan penyerapan anggaran. Tidak mesti menunggu pertengahan tahun, awal Januari harus sudah tender,” tegas Suastika, Jumat, 28 November 2025.

Ia juga mengingatkan risiko besar jika tender dilakukan terlalu mepet dengan akhir tahun. Apabila terjadi gagal tender, pemerintah akan kesulitan melakukan tender ulang akibat keterbatasan waktu. “Kalau di akhir tahun, istilah Menteri Keuangan, uangnya menumpuk,” ujarnya.

Suastika menegaskan bahwa setelah APBD disahkan dan hasil verifikasi dari Gubernur turun, pemerintah daerah sudah dapat memulai langkah-langkah persiapan untuk pelaksanaan proyek di tahun berikutnya. Dengan perencanaan yang matang sejak awal, realisasi pembangunan diyakini bisa berjalan lebih merata dan tidak kembali menumpuk di penghujung tahun anggaran.

Ketua DPRD Bangli itu berharap Pemkab segera mengevaluasi pola kerja tersebut demi menghindari keterlambatan pembangunan yang berdampak pada masyarakat. (S Kt Rcn).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button