
Jbm.co.id-DENPASAR | Perkumpulan Abadi Kalimantan Barat di Bali (Pakabar Bali) memanfaatkan momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan darah di Bali.
Aksi sosial Pakabar Bali berlangsung di Sekretariat Pakabar Bali, Jalan Pakabar No. 1, Gunung Soputan, Denpasar, Minggu, 2 Agustus 2026.
Aksi sosial donor darah erlaksana melalui sinergi bersama Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Provinsi Bali, Rumah Sakit Prof. Ngoerah, Rumah Sakit Kasih Ibu, serta sejumlah mitra dan sponsor.
Kolaborasi tersebut menjadi upaya bersama untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah yang setiap hari dibutuhkan oleh rumah sakit di Bali guna melayani pasien yang memerlukan transfusi darah.
Ketua PDDI Provinsi Bali, Ketut Pringgantara menilai kegiatan yang diinisiasi Pakabar Bali menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi lintas organisasi dalam bidang kemanusiaan.
“Saya merasa sangat senang dan bahagia karena Pakabar Bali telah menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakat Bali. Organisasi seperti ini layak berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk rumah sakit sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan. Ini adalah bentuk pengabdian yang luar biasa bagi masyarakat,” kata Ketut Pringgantara.
Ketut Pringgantara mengungkapkan, kebutuhan darah di Bali mencapai sekitar 120 kantong setiap hari atau lebih dari 6.000 kantong setiap bulan. Karena itu, partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah dinilai sangat penting untuk menjaga ketersediaan darah bagi pasien.
Ketut Pringgantara juga memberikan apresiasi kepada para pendonor yang dinilai memiliki peran besar dalam membantu sesama.
“Momentum HUT Kemerdekaan RI ini menjadi langkah nyata Pakabar Bali dalam membantu menjaga ketersediaan stok darah di Bali. Para pendonor adalah pahlawan kemanusiaan yang patut diapresiasi karena setetes darah yang mereka berikan dapat menyelamatkan nyawa orang lain,” kata Ketut Pringgantara.
Ketut Pringgantara berharap semakin banyak masyarakat yang terdorong menjadi pendonor darah secara sukarela sehingga kebutuhan darah di Bali dapat terus terpenuhi.
Sementara itu, Ketua Umum Pakabar Bali periode 2026-2029, Cin Hiung, menjelaskan organisasi yang telah berdiri selama 12 tahun tersebut secara konsisten menjalankan berbagai program sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Pakabar Bali adalah Perkumpulan Abadi Kalimantan Barat di Bali. Selama 12 tahun kami berkomitmen menghadirkan kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Donor darah merupakan salah satu program kemanusiaan yang rutin kami dorong bersama berbagai pihak,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Ketua Bidang Bakti Sosial dan Bantuan Sosial Pakabar Bali, Angela Indra. Menurutnya, kegiatan donor darah menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama sekaligus dukungan bagi pelayanan kesehatan di Bali.
“Kami sangat bersyukur kegiatan donor darah ini dapat terlaksana dengan baik. Melalui kegiatan ini kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan darah dan ikut menyelamatkan nyawa masyarakat yang membutuhkan. Inilah semangat kemanusiaan yang terus kami bangun di Pakabar Bali,” ujarnya.
Kegiatan donor darah diikuti dengan antusias oleh anggota Pakabar Bali, relawan, dan masyarakat umum yang secara sukarela mendonorkan darahnya.
Selain memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kegiatan tersebut juga memperkuat nilai solidaritas, gotong royong, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Melalui aksi sosial ini, Pakabar Bali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program kemanusiaan yang memberi manfaat bagi masyarakat, sekaligus mempererat semangat kebersamaan dan kontribusi nyata terhadap kesehatan masyarakat Bali. (ace).




