Dishub Pacitan Ikuti Sosialisasi MQR dan Pelatihan Aplikasi, Perkuat Pelayanan serta Keselamatan Lalu Lintas
"Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan sekaligus meningkatkan pemahaman teknis dalam pengoperasian aplikasi MQR"

Pacitan,JBM.co.id-Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pacitan mengikuti kegiatan Sosialisasi MQR Stakeholder dan pelatihan pengoperasian aplikasi MQR yang diselenggarakan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pacitan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa (20/10).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan sekaligus meningkatkan pemahaman teknis dalam pengoperasian aplikasi MQR. Melalui sosialisasi dan pelatihan tersebut, peserta diharapkan dapat memahami alur penggunaan aplikasi serta menjalankan fungsi operasionalnya secara tepat dan efektif.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pacitan, Bambang Mahaendrawan, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai langkah untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam mengikuti perkembangan pemanfaatan teknologi digital di bidang pelayanan dan keselamatan lalu lintas.
Menurut Bambang, penguasaan terhadap aplikasi dan pemahaman mengenai mekanisme kerja yang terintegrasi menjadi hal penting bagi para pemangku kepentingan. Dengan kesiapan operator yang kompeten, proses pengoperasian aplikasi diharapkan dapat berjalan lebih optimal serta mendukung kelancaran koordinasi dan pertukaran informasi sesuai dengan fungsi masing-masing instansi.
“Melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini, diharapkan operator yang ditunjuk dapat memahami tata cara pengoperasian aplikasi MQR dengan baik. Kesiapan sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting agar pemanfaatan teknologi dapat berjalan efektif dan memberikan dukungan terhadap peningkatan kualitas pelayanan,” ujar Bambang, usai bertemu Sekda Pacitan, Maulana Heru Wiwoho Supadi Putro.
Dalam pelaksanaannya, Satlantas Polres Pacitan meminta setiap instansi atau pemangku kepentingan menunjuk satu orang operator yang memiliki kemampuan mengoperasikan komputer atau laptop. Operator tersebut diharapkan mengikuti rangkaian sosialisasi dan pelatihan agar memahami mekanisme penggunaan aplikasi MQR sesuai arahan dan materi yang disampaikan.
Keterlibatan operator yang memiliki kompetensi teknis, sambung Bambang, menjadi langkah awal untuk memastikan bahwa aplikasi dapat digunakan secara tepat. “Selain memahami aspek teknis, kesiapan operator juga diharapkan mampu mendukung koordinasi antarlembaga dalam pelaksanaan tugas sesuai kewenangan masing-masing,” jelas mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pacitan ini.
Lebih jauh, sinergi antara Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Pacitan merupakan bagian penting dalam mendukung terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Kabupaten Pacitan. Kolaborasi yang dibarengi peningkatan kapasitas sumber daya manusia diharapkan mampu memperkuat upaya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas).
Melalui kegiatan ini, pemanfaatan teknologi diharapkan tidak sekadar menjadi sarana pendukung administrasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun koordinasi yang lebih baik, meningkatkan efektivitas kerja, serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
Semangat Satu Hati, Satu Pikir, Satu Tujuan menjadi landasan bersama dalam membangun sinergi demi terwujudnya Kamseltibcar Lantas di Kabupaten Pacitan.(Red/yun).




