Hari Osteoporosis Sedunia 2026, RSUD dr. Darsono Pacitan Ajak Masyarakat Jaga Kesehatan Tulang Sejak Dini

Pacitan,JBM.co.id-Menjaga kesehatan tulang merupakan investasi penting untuk kualitas hidup yang lebih baik, tidak hanya hari ini, tetapi juga pada masa mendatang. Momentum Hari Osteoporosis Sedunia yang diperingati setiap 20 Oktober menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya membangun, melindungi, dan memperkuat tulang sepanjang hayat.
Melalui peringatan Hari Osteoporosis Sedunia, RSUD dr. Darsono Kabupaten Pacitan mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan tulang sekaligus menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan osteoporosis sejak dini.
Direktur RSUD dr. Darsono Pacitan, dr. Johan Tri Putranto, menegaskan bahwa upaya menjaga kesehatan tulang perlu menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari. Tulang yang sehat dan kuat merupakan penopang utama aktivitas, kemandirian, serta kualitas hidup seseorang, terutama seiring bertambahnya usia.
“Build, Protect, Strengthen Your Bones for Life” atau bangun, lindungi, dan kuatkan tulang sepanjang hayat menjadi pesan penting dalam peringatan tahun ini. Semangat tersebut mengajak masyarakat untuk tidak menunggu munculnya gangguan kesehatan sebelum mulai memberikan perhatian pada kekuatan tulang.
Sebagai bagian dari edukasi kesehatan kepada masyarakat, dr. Dimas Triaryo, Sp.OT, dokter spesialis ortopedi RSUD dr. Darsono Pacitan, mengingatkan pentingnya menerapkan sejumlah langkah sederhana untuk menjaga kepadatan dan kekuatan tulang.

Langkah tersebut antara lain memenuhi kebutuhan kalsium dan vitamin D, rutin berolahraga, menghindari rokok dan alkohol, memperoleh paparan sinar matahari secukupnya, serta menjaga berat badan ideal. Kebiasaan-kebiasaan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kesehatan tulang dan membantu mengurangi risiko osteoporosis.
“Osteoporosis merupakan kondisi ketika kepadatan dan kualitas tulang menurun sehingga tulang menjadi lebih rapuh dan rentan mengalami patah. Penyakit ini kerap berkembang tanpa gejala yang jelas pada tahap awal, sehingga perhatian terhadap faktor risiko dan pemeriksaan kesehatan sesuai kebutuhan menjadi hal yang penting,”terang dr Johan, Selasa (20/10).
Karena itu, kesadaran menjaga tulang perlu dibangun sejak usia muda dan dipertahankan sepanjang kehidupan. Asupan gizi seimbang, aktivitas fisik yang teratur, serta kebiasaan hidup sehat merupakan langkah preventif yang dapat dilakukan secara konsisten oleh setiap orang.
RSUD dr. Darsono Pacitan berharap peringatan Hari Osteoporosis Sedunia tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan tulang. Dengan pengetahuan yang tepat dan kebiasaan sehat yang berkelanjutan, risiko gangguan tulang dapat dikelola lebih baik demi menunjang kehidupan yang aktif dan produktif.
“Tulang yang kuat hari ini adalah fondasi bagi kehidupan yang lebih sehat esok nanti.Tulang Sehat, Hidup Hebat,” pungkasnya. (Red/yun).




