Kapolres Pacitan Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Wapres ke-6 RI Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno
"Beliau adalah teladan dalam pengabdian, kedisiplinan, dan loyalitas kepada bangsa dan negara"

Pacitan,JBM.co.id- Duka mendalam menyelimuti segenap elemen bangsa atas berpulangnya Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno. Ucapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai kalangan, termasuk dari Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar.
Dalam pernyataannya, AKBP Ayub Diponegoro Azhar menyampaikan rasa kehilangan yang begitu mendalam atas wafatnya sosok negarawan dan prajurit terbaik bangsa tersebut. Ia menilai almarhum Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno sebagai figur pemimpin yang telah memberikan pengabdian luar biasa bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Kami keluarga besar Polres Pacitan menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bapak Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno. Beliau adalah teladan dalam pengabdian, kedisiplinan, dan loyalitas kepada bangsa dan negara,” ungkap AKBP Ayub, Selasa (3/3/2026).
Menurutnya, almarhum tidak hanya dikenal sebagai Wakil Presiden ke-6 RI, tetapi juga sebagai tokoh militer yang memiliki komitmen kuat terhadap persatuan nasional dan stabilitas negara. Dedikasi serta integritas yang ditunjukkan selama masa pengabdiannya menjadi inspirasi bagi generasi penerus, termasuk insan Bhayangkara.
Kapolres Pacitan juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengenang jasa-jasa almarhum dengan melanjutkan semangat pengabdian dan menjaga persatuan bangsa.
“Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala khilafnya, serta diterima seluruh amal ibadahnya di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” tambahnya.
Ia juga berharap agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan kekuatan dan ketabahan untuk terus melanjutkan perjuangan dalam mengisi kemerdekaan, sebagaimana cita-cita para pendiri bangsa dan para pemimpin terdahulu.
Kepergian Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia. Namun, nilai-nilai perjuangan, integritas, serta semangat pengabdian yang diwariskannya diyakini akan terus hidup dan menjadi fondasi dalam menjaga kedaulatan serta kemajuan negeri.(Red/yun).




