BeritaDaerahPemerintahanPendidikanPolitikSosial

ASN Pacitan Diminta Tetap Tenang. Bupati Aji Respons Wacana WFH, Dampak Konflik Timur Tengah

"Hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Pacitan masih bersikap wait and see, karena kebijakan tersebut masih sebatas wacana dan belum dituangkan dalam regulasi resmi"

Pacitan,JBM.co.id- Bupati Pacitan Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayuaji Reksonagoro, mengimbau masyarakat, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN) Muslim di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pacitan, agar tetap tenang dan fokus menjalankan ibadah puasa di sisa bulan Ramadan.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul beredarnya wacana kebijakan work from home (WFH) bagi ASN pusat maupun daerah yang disebut-sebut muncul dalam pidato Presiden Prabowo Subianto. Wacana itu ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial dan dikaitkan dengan memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah.

Bupati berlatar Partai Demokrat itu menegaskan, hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Pacitan masih bersikap wait and see, karena kebijakan tersebut masih sebatas wacana dan belum dituangkan dalam regulasi resmi dari pemerintah pusat.

“Pemkab masih sebatas wait and see. Sebab itu baru sebatas wacana dan belum dituangkan dalam regulasi resmi. Untuk itu ASN saya harap tetap tenang, istiqomah menjalankan ibadah puasa hingga menyambut Hari Raya Idulfitri,” kata Bupati, Sabtu (14/3/2026).

Menurutnya, apabila nantinya pemerintah pusat benar-benar mengeluarkan aturan resmi terkait penerapan WFH, maka Pemkab Pacitan akan menyesuaikan kebijakan tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

Meski demikian, Bupati mengingatkan bahwa tidak semua organisasi perangkat daerah (OPD) memungkinkan untuk menerapkan sistem kerja dari rumah secara penuh, terutama instansi yang memiliki tugas pelayanan langsung kepada masyarakat.

“Ya harus kita kaji seandainya memang akan diberlakukan WFH. Bagaimana dengan OPD yang langsung memberi pelayanan pada masyarakat, seperti RSUD, Dinas Kesehatan, dan OPD lainnya,” jelasnya.

Karena itu, ia menilai perlu kajian matang agar pelayanan publik tetap berjalan optimal meskipun ada penyesuaian pola kerja bagi ASN.

Di sisi lain, Bupati juga mengajak masyarakat Pacitan untuk tetap menjaga suasana kondusif di sisa Ramadan dan mempersiapkan diri menyambut Idulfitri dengan penuh ketenangan dan kekhusyukan.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button