BeritaDaerahEkonomiLalu LintasNasionalPemerintahanPendidikanPolitikSosial

Stok BBM di Pacitan Dipastikan Aman, Disdagnaker Rilis Stok BBM Di Beberapa SPBU

"Hasil monitoring yang dilakukan pada Jumat (12/6/2026) menunjukkan stok BBM di berbagai SPBU masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat"

Pacitan,JBM.co.id– Ketersediaan seluruh jenis bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Pacitan dipastikan masih dalam kondisi aman dan stabil. Pemerintah Kabupaten Pacitan melalui Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disdagnaker) bahkan telah menerjunkan tim untuk melakukan pemantauan langsung ke lapangan.

Kepala Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja setempat, Acep Suherman, mengatakan hasil monitoring yang dilakukan pada Jumat (12/6/2026) menunjukkan stok BBM di berbagai SPBU masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kami langsung menerjunkan tim ke lapangan untuk melakukan monitoring di banyak SPBU. Hasilnya, stok BBM masih stabil dan tidak ada kendala,” ujar Acep.

Berdasarkan data yang dihimpun dari sejumlah SPBU, ketersediaan BBM terpantau dalam kondisi normal. Di SPBU Arjosari (54.635.06), misalnya, stok Bio Solar tercatat sebanyak 16.000 liter, Pertalite 8.000 liter, Pertamax 8.000 liter, dan Pertamina Dex 1.300 liter. Selain itu, pasokan BBM juga terus masuk setiap hari.

Sementara itu, SPBU Purworejo mencatat stok Bio Solar 12.000 liter, Pertalite 10.000 liter, Pertamax 6.000 liter, dan Pertamina Dex 6.000 liter. Adapun untuk Pertamax Turbo dan Dexlite sementara tercatat tidak tersedia.

Di SPBU Ploso (54.635.01), stok BBM juga masih cukup melimpah dengan rincian Pertalite 32.000 liter, Biosolar 15.270 liter, Pertamax 10.043 liter, Pertamax Turbo 2.125 liter, serta Pertamina Dex 5.303 liter.

Kondisi serupa juga terlihat di SPBU Soge yang masih memiliki stok Bio Solar 9.620 liter, Pertalite 17.615 liter, Pertamax 13.691 liter, dan Pertamina Dex 5.326 liter. Untuk produk Pertamax Turbo dan Dexlite memang tidak tersedia di SPBU tersebut.

Sedangkan di SPBU Punung, stok Bio Solar tercatat 16.500 liter, Pertalite 16.300 liter, Pertamax 11.500 liter, Pertamax Turbo 5.900 liter, dan Pertamina Dex 2.500 liter. Produk Dexlite juga tidak tersedia di lokasi tersebut.

Acep menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM. Kalaupun terjadi kekosongan pada salah satu jenis BBM di SPBU tertentu, kondisi tersebut biasanya hanya berlangsung dalam hitungan jam sambil menunggu pengiriman berikutnya dari Pertamina.

“Kalaupun ada yang kosong, biasanya hanya beberapa jam saja karena menunggu kiriman. Secara umum pengiriman dari Pertamina masih berjalan normal,” jelasnya.

Dengan kondisi stok yang masih aman dan distribusi yang tetap lancar, pemerintah berharap masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Disdagnaker juga akan terus melakukan pemantauan guna memastikan pasokan BBM di seluruh wilayah Pacitan tetap terjaga.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button