
Jbm.co.id-DENPASAR | Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Provinsi Bali, I G.A.K. Kartika Jaya Seputra, S.H., M.H., membuka secara resmi Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Badan Kerja Sama Lembaga Perkreditan Desa (BKS-LPD) Provinsi Bali di Hotel Puri Nusa Indah, Denpasar, Jumat, 12 Juni 2026.
Rakerda berlangsung satu hari dengan mengusung tema “Melalui Rakerda BKS-LPD Provinsi Bali, Kita Perkuat Persatuan dan Kebersamaan, Menjaga Eksistensi Perekonomian Desa Adat Menuju Santhi dan Jagadhita”.
Garis kalimat untuk Rakerda ini, yaitu “Bertumbuh Seirama” bermakna: “mari kita padukan semangat dan rasa kebersamaan untuk mampu bertumbuh sesuai potensi yang ada serta dengan tidak saling abaikan satu sama lain tetapi seirama untuk kebaikan dan kedamaian bersama pasti akan indah pada waktunya”.
Kegiatan Rakerda menjadi momentum penting dalam memperkuat posisi LPD sebagai pilar ekonomi masyarakat Bali berbasis desa adat.
Rakerda dipimpin oleh Ketua Umum BKS-LPD Provinsi Bali, Drs. I Nyoman Cendikiawan, S.H., M.Si., didampingi Sekretaris I BKS-LPD Bali, I Made Pasti, S.E. Rakerda juga dihadiri Anggota Kehormatan BKS-LPD Bali, Pengurus BKS-LPD Provinsi Bali, Ketua BKS-LPD Kecamatan seluruh Bali serta jajaran pengurus BKS-LPD Provinsi Bali dan BKS-LPD Kabupaten/Kota serta Kecamatan se-Bali.
Turut hadir, Bendesa Agung MDA Provinsi Bali, Ketua PHDI Provinsi Bali, Kepala LPLPD Provinsi Bali, Direktur Utama PT. Bank Pembangunan Daerah Bali, Direktur Utama Bank BPR Kanti, Direktur RS. Puri Raharja, Kepala PT. Bank Pembangunan Daerah Bali Cabang Renon, PT. USSI Pusat Bandung, PT. USSI Dewata Technologi, PT. USSI Cipta Technologi Dewata (CTD), IFG Life Asuransi, PT Jamkrida Bali Mandara, PT. Bimasakti Multi Sinergi dan Owner Toko Nyoman.

Ketua Umum BKS-LPD Provinsi Bali, Drs. I Nyoman Cendikiawan, S.H., M.Si., menyatakan ada tiga poin yang dibahas dalam Rakerda BKS-LPD Provinsi Bali, yaitu pertama, mengevaluasi kegiatan 2025 selama setahun lalu sekaligus mencarikan solusi atas hambatan-hambatan selama setahun lalu.
Kedua, menyusun rencana kerja tahun 2027 yang akan datang serta ketiga, mengkoordinasikan dan mensolidkan antara kegiatan di Provinsi, Kabupaten dan Kota se-Bali.
“Saya kira ini sudah kegiatan rutin yang kita lakukan 1 tahun sekali dan Rakerda ini adalah ajang demokrasi yang sesungguhnya apa sich yang ingin diusulkan, masukan dan saran oleh teman-teman di lapangan, itu kami dari Provinsi akan menampung dan mencarikan solusi,” kata Nyoman Cendikiawan.
Selain tiga poin tersebut, Nyoman Cendikiawan juga menambahkan diluar tiga poin itu bakal dibahas di Musda untuk Pemilihan Pengurus yang baru, struktur dan sebagainya.
“Itu kita bahas nanti di Musyawarah Daerah (Musda), untuk Rapat Kerja Daerah (Rakerda) hari ini memang rutin itu hanya tiga point itu saja,” kata Nyoman Cendikiawan.
Mengenai anggaran, lanjutnya tentu berasal dari teman-teman yang menyetorkan dana 5 persen kepada pihak BKS-LPD Bali. “Itu kita kelola, kita juga agendakan untuk kegiatan seperti ini,” terangnya.
Apalagi, LPD ini sebagai lembaga keuangan milik Desa Adat yang berdiri sudah 42 tahun, sehingga eksistensi LPD patut dijaga dan berkelanjutan.
Untuk itu, Nyoman Cendikiawan menganalogikan LPD sebagai Awan, yakni Artita Wartamana Nagata artinya masa lalu, masa sekarang dan masa mendatang.
“Jadi, melihat LPD itu secara komprehensif, baik masa lalu, keadaan masa sekarang dan masa yang akan datang,” terangnya.
Untuk itu, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada tokoh-tokoh masyarakat, pemerintah dan masyarakat Bali yang sudah sejak awal menjaga keberadaan LPD di Bali.
“Kami berharap LPD ini bisa mengikuti perkembangan seperti sekarang, terutama teknologi digitalisasi,” kata Nyoman Cendikiawan.
Dalam sambutannya,
Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Provinsi Bali, I G.A.K. Kartika Jaya Seputra, S.H., M.H., menyambut baik dan mengapresiasi Rakerda BKS-LPD Provinsi Bali, sebagai ruang sangat penting untuk melakukan evaluasi, menyusun arah kebijakan serta memperkuat peran BKS-LPD Bali dalam mendukung keberadaan LPD di Bali.
Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh jajaran BKS-LPD Bali untuk memperkuat komitmen bersama, untuk meletakkan kepentingan besar LPD diatas kepentingan masing-masing.
“Mari kita kawal LPD agar tetap menjadi lembaga yang terpercaya, karena para pendahulu telah menanam benih. Tugas kita hari ini adalah menjaga, merawat dan memastikan benih itu tumbuh menjadi pohon yang semakin kuat, pohon dan akarnya tetap tertanam pada adat dan budaya Bali,” kata Jaya Seputra.
Selain itu, keberadaan LPD diibaratkan sebagai batangnya kokoh, karena tata kelola yang baik dan rantingnya menjangkau kebutuhan Krama Desa Adat di Bali serta buahnya memberikan manfaat bagi Desa Adat serta generasi Bali yang akan datang.
“BKS-LPD Bali harus menjadi bagian dari solusi dan mitra pemerintah dalam memperkuat keberadaan LPD serta ikut memastikan bahwa setiap program dan setiap keputusan dan setiap langkah organisasi benar-benar selaras dengan visi pembangunan Bali, yaitu Nangun Sat Kerthi Loka Bali serta mengarah kepada penataan LPD yang lebih sehat, lebih tertib dan lebih modern serta berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Made Nyiri Yasa, S.Soso., M.MA., menyebutkan sesuai AD/ART, agenda Rakerda membahas Laporan Pertanggung Jawaban Keuangan Tahun Anggaran 2025, penguatan Visi Misi Organisasi dan RKJM, penetapan Rencana Kerja Tahun Anggaran 2026 dan penetapan Rencana Anggaran Pendapatan Biaya RAPB serta Rencana Keuangan Tahunan (RKT) BKS-LPD Bali Tahun Anggaran 2026 beserta kesepakatan lainya terkait organisasi demi kemajuan BKS dan LPD Bali.
Untuk kepesertaan, Rakerda ini diikuti oleh 95 Pamucuk LPD se-Bali, yang dalam kedudukannya juga sebagai pengurus BKS LPD disertai undangan dan pendukung acara dengan keterlibatan kurang lebih 150 orang.
“Tempat pelaksanaan berdasarkan hasil rapat pengurus BKS-LPD Bali yang representatif maka diputuskan di Hotel Puri Nusa Indah Denpasar, diharapkan ikut memulihkan perekonomian dan pariwisata berskala lokal Bali. Kami menyampaikan ucapan terima kasih kami kepada para donatur dan mitra kerja LPD BALI yg telah ikut berpartisipasi pada Rakerda kali ini yaitu, Bank BPD Bali,” pungkasnya. (ace).




