Satyalancana Karya Satya Jadi Pengingat untuk Terus Mengabdi dan Memberikan Karya Terbaik bagi Pacitan
"Penghargaan tersebut lahir dari ketulusan para aparatur dalam mendarma-baktikan tenaga, pikiran, dan waktu untuk negara dan bangsa"

Pacitan,JBM.co.id-Pengabdian panjang aparatur sipil negara mendapat penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kesetiaan, integritas, dan dedikasi dalam menjalankan tugas. Sebanyak 114 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kabupaten Pacitan menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya Tahun 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam sebuah acara di Pacitan, Kamis (13/8/2026), sebagai penghormatan atas pengabdian para PNS yang telah menjalankan tugas negara selama 10, 20, hingga 30 tahun.
Bupati Pacitan, Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayuaji Reksonagoro, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh penerima penghargaan. Menurutnya, Satyalancana Karya Satya bukan sekadar tanda kehormatan, melainkan juga simbol perjalanan panjang pengabdian seorang aparatur kepada negara dan masyarakat.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Pacitan, saya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Bapak Ibu sekalian penerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya,” ujar Bupati.
Dari 114 penerima, sebanyak 4 PNS menerima penghargaan masa bakti 30 tahun, 10 PNS untuk masa bakti 20 tahun, dan 99 PNS untuk masa bakti 10 tahun.
Bupati menilai penghargaan tersebut lahir dari ketulusan para aparatur dalam mendarma-baktikan tenaga, pikiran, dan waktu untuk negara dan bangsa. Karena itu, penghargaan yang diterima diharapkan tidak berhenti sebagai simbol prestasi personal, tetapi menjadi energi baru untuk melanjutkan pengabdian.
“Semoga Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya ini mampu menumbuhkan sikap kepahlawanan, kejuangan, dan keteladanan,” tuturnya.
Ia juga mengajak para penerima untuk terus meningkatkan kapasitas diri serta menjaga semangat pengabdian. Pengalaman panjang selama menjalankan tugas, kata Bupati, harus menjadi modal untuk melahirkan gagasan, inovasi, dan karya terbaik bagi kemajuan bangsa dan daerah.
Bagi Bupati, perjalanan pengabdian selama puluhan tahun merupakan capaian yang patut dihormati sekaligus tanggung jawab untuk terus menjaga kepercayaan yang diberikan negara.
“Jadikan sebagai penyemangat bagaimana menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta terus memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara,” pesannya.
Ia menekankan pentingnya pelaksanaan tugas yang dilandasi kejujuran, kedisiplinan, dedikasi, dan orientasi pada pelayanan prima kepada masyarakat. Sebab, pada akhirnya, ukuran keberhasilan aparatur bukan hanya lamanya masa kerja, tetapi juga seberapa besar manfaat yang diberikan kepada masyarakat.
Satyalancana Karya Satya pun diharapkan menjadi teladan bagi PNS lainnya. Penghargaan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada negara merupakan perjalanan yang membutuhkan konsistensi, ketulusan, dan komitmen untuk terus memberikan yang terbaik.
“Harapannya, dengan penerimaan penghargaan hari ini dapat dijadikan sebagai motivasi dan teladan bagi pegawai yang lain,” kata Bupati.
Menutup sambutannya, Bupati Pacitan berharap seluruh aparatur senantiasa diberikan kekuatan dan keikhlasan dalam menjalankan amanah pengabdian, sekaligus bersama-sama membangun Pacitan menjadi daerah yang semakin sejahtera.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan rahmat, hidayah, dan rida-Nya pada kerja dan pengabdian kita, membangun Pacitan yang semakin sejahtera,” pungkasnya.(Red/yun).




