BaliBeritaDaerahDenpasarPemerintahanPendidikan

Pernyataan Viral Brahmana Budianto Berujung Klarifikasi Ungkap Minta Maaf Satu Properti Tak Terkait Reyland Property

Jbm.co.id-DENPASAR | Drs. Bramana Budianto, S.H., selaku Perwakilan konsumen PT Satu Properti memberikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf atas pernyataannya yang sempat viral. Hal tersebut, karena mengaitkan PT Satu Properti dengan PT Reyland Property.

Hal tersebut disampaikan Drs. Bramana Budianto, S.H., selaku Perwakilan konsumen PT Satu Properti, dalam klarifikasi di Denpasar, Senin (19/10/2026).

Bramana Budianto menegaskan bahwa kedua perusahaan tersebut tidak memiliki hubungan satu sama lain dalam bidang usaha.

Bramana Budianto mengakui, pernyataan sebelumnya mengenai dugaan keterkaitan kedua perusahaan didasarkan pada analisis sejumlah sumber tanpa terlebih dahulu melakukan konfirmasi langsung kepada direksi PT Reyland Property.

Saat itu, Bramana Budianto tengah mendampingi sejumlah klien dalam menangani persoalan yang berkaitan dengan PT Satu Properti. Dalam proses tersebut, Bramana sempat menyampaikan dugaan hubungan antara kedua perusahaan.

Namun, setelah melakukan pengecekan lebih lanjut dan berkomunikasi dengan pihak terkait, Brahmana Budianto menyadari perlunya meluruskan pernyataan tersebut agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun berdampak terhadap reputasi perusahaan yang disebutkan.

“Saya ingin mengklarifikasi kesalahan dari apa yang saya sampaikan dan mungkin menjadi viral kemarin. Saya juga meminta maaf, karena telah menyebutkan nama perusahaan tanpa melakukan pengecekan lebih mendalam kepada pihak perusahaan,” kata Bramana Budianto.

Bramana Budianto juga
menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada jajaran direksi PT Reyland Property serta masyarakat yang telah menyaksikan informasi tersebut.

“Dengan ini, saya tegaskan, setelah melakukan pengecekan dan sebagainya, memang benar bahwa antara PT Satu Properti dan PT Reyland Property tidak ada hubungan perusahaan satu sama lain,” tegasnya.

Menurut Bramana Budianto, klarifikasi tersebut penting untuk meluruskan informasi yang telanjur beredar sekaligus mencegah berkembangnya persepsi keliru di tengah masyarakat.

Reyland Property Ingatkan Pentingnya Verifikasi

Pada kesempatan yang sama, perwakilan direksi PT Reyland Property Handhi Yanna Putra turut memberikan klarifikasi terkait pernyataan yang mengaitkan perusahaannya dengan PT Satu Properti.

Handhi menegaskan, PT Reyland Property tidak memiliki hubungan dengan PT Satu Properti sebagaimana disebutkan dalam pernyataan sebelumnya.

Ia mengingatkan seluruh pihak agar lebih berhati-hati dalam menyampaikan informasi kepada publik, terutama jika menyangkut nama perusahaan dan hubungan bisnis antarbadan usaha.

Menurutnya, pengecekan fakta dan konfirmasi langsung kepada pihak terkait merupakan langkah penting sebelum menyimpulkan atau menyampaikan informasi yang berpotensi memengaruhi reputasi suatu perusahaan.

“Kami memohon kepada seluruh pihak ,agar lebih berhati-hati dalam menyampaikan informasi maupun membuat pernyataan kepada publik. Sebelum menyimpulkan adanya hubungan antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya, hendaknya dilakukan pengecekan atau klarifikasi terlebih dahulu,” kata Handhi.

Ia menambahkan, PT Reyland Property terbuka untuk memberikan penjelasan dan menunjukkan dokumen yang diperlukan apabila dibutuhkan guna memperjelas persoalan tersebut.

Handhi berharap klarifikasi ini dapat memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat sekaligus mencegah kesalahpahaman yang berpotensi merugikan nama baik perusahaan.

Informasi Viral Sempat Picu Pertanyaan Klien

Handhi juga mengungkapkan, beredarnya informasi yang mengaitkan PT Reyland Property dengan PT Satu Properti sempat memunculkan pertanyaan dari sejumlah klien perusahaan.

Beberapa klien yang telah melakukan transaksi dengan PT Reyland Property menghubungi pihak perusahaan untuk meminta penjelasan mengenai informasi yang beredar.

Menurut Handhi, situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran dan persepsi negatif yang perlu segera diluruskan melalui penjelasan langsung dari perusahaan.

“Klien-klien kami yang sudah bertransaksi banyak yang menanyakan kepada perusahaan, apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana kondisi Reyland Property. Karena itu, kami merasa perlu memberikan klarifikasi agar tidak terjadi kesalahpahaman,” kata Handhi.

Untuk menanggapi pertanyaan tersebut, Handhi menyatakan pihak perusahaan siap menerima klien yang ingin memperoleh penjelasan lebih lanjut.

Ia juga mempersilakan para klien yang telah bertransaksi dengan PT Reyland Property untuk datang langsung ke kantor perusahaan guna berkonsultasi dan mendapatkan informasi yang lebih jelas.

“Kami harapkan langkah ini dapat menjaga komunikasi dengan para klien sekaligus memberikan kepastian informasi berdasarkan penjelasan langsung dari pihak perusahaan,” kata Handhi.

Klarifikasi Bramana dan Handhi tersebut menjadi upaya meluruskan informasi mengenai hubungan antara PT Satu Properti dan PT Reyland Property yang sebelumnya sempat menjadi perhatian publik.

Bramana mengakui kekeliruannya karena menyampaikan pernyataan sebelum melakukan konfirmasi secara menyeluruh. Sementara itu, Handhi menekankan pentingnya verifikasi informasi agar dua perusahaan tidak dikaitkan tanpa dasar yang jelas.

Kedua pihak berharap klarifikasi tersebut dapat mengakhiri kesalahpahaman dan memberikan informasi yang lebih akurat kepada masyarakat.

Pewarta: Ace Wiguna
Editor: Putu Wiguna

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button