Jadi Pesakitan KPK, Eks Presdir Lippo Ngarep Belas Kasihan Presiden Jokowi

2 min read
Spread the love

JAKARTA ā€“ JBM.co.id – Mantan Presiden Direktur PT Lippo Cikarang, Bartholomeus Toto menuding bahwa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seenak hati yang mengakibatkan dirinya menjadi pesakitan lembaga anti rasuah tersebut.

Toto kini mengharapkan perlindungan dari Presiden Joko Widodo atas kasus hukum yang sedang menjeratnya di KPK dalam kasus suap proyek Meikarta.

“Saya sebagai anak bangsa, saya memohon perlindungan Pak Jokowi terhadap kesewenang-wenangan yang saya alami,” kata Toto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (06/12/2019).

Baca Juga :  TEC Gelar Silaturahmi Bersama Umat Kristiani, Pengusaha Online, dan Perwakilan Pedagang Pasar Kalianda

Ia berharap pimpinan KPK periode 2019-2023 tidak ada lagi kasus rekayasa sebagaimana yang sedang menjerat dirinya.

“Dan saya berharap, ke depan kepada Pimpinan Pak Firli, tak ada lagi rekayasa-rekayasa yang seperti saya alami saat ini,” lanjut dia.

Sebelumnya, KPK resmi memperpanjang penahanan Toto untuk 40 hari ke depan terhitung sejak tanggal 10 Desember 2019 mendatang. Hal ini dilakukan KPK dalam rangka untuk menyelidiki dugaan suap proyek Meikarta.

Selain menyebut nama Presiden Jokowi dan Ketua KPK yang baru yakni Firli Bahuri, Toto juga menyinggung laporannya ke Polrestabes Bandung. Sebelumnya ia melaporkan mantan anak buahnya, Edi Dwi Soesianto atas tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik.

Baca Juga :  Lucky Wattimuri : Soal Vaksinasi Harus Ada Sosialisasi

“Kepada pihak Polrestabes, saya ucapkan terima kasih sudah memproses laporan saya. Saya mengetuk hati nurani jaksa dan hakim agar menangani kasus saya seadil-adilnya dan sebenar-benarnya,” ucap Toto lagi.

Bukan hanya itu, Toto telah pula melayangkan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Berdasarkan penelusuran di Sistem Informasi Pelaporan Peserta (SIPP) PN Jakarta Selatan, praperadilan didaftarkan pada Rabu (27/11/2019) pekan lalu.

Baca Juga :  New Normal, Disdik Sumsel KBM Akan diSerahkan Ke Masing-Masing Sekolah

“Ya sudah (mengajukan praperadilan). Kalau (kapan waktunya) itu, pendamping hukum saya. Kalau nggak salah tanggal 16,” kata dia lagi.

Dalam petitum permohonan, Toto meminta hakim menyatakan penetapan tersangka terhadap dirinya batal demi hukum dan tidak sah. Selain itu hakim juga diminta untuk memerintahkan KPK menghentikan penyidikan terhadap dirinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | W2B by JBM.CO.ID.