Salat Sunnah Awabim, Pahala Setara Ibadah 12 Tahun
"Dalam sejumlah riwayat disebutkan bahwa orang yang melaksanakan salat sunnah setelah Magrib sebanyak enam rakaat tanpa diselingi pembicaraan yang sia-sia, maka pahalanya setara dengan ibadah selama 12 tahun"

Pacitan,JBM.co.id- Salat sunnah awabim menjadi salah satu amalan yang memiliki keutamaan luar biasa. Pendakwah yang juga Inspektur Inspektorat Kabupaten Pacitan, KH Mahmud, menjelaskan bahwa salat sunnah awabim memiliki pahala yang sangat besar, bahkan disebut setara dengan ibadah selama 12 tahun.
KH Mahmud menyampaikan bahwa salat sunnah awabim dikerjakan setelah salat Magrib, minimal dua rakaat dan bisa dilaksanakan hingga enam rakaat atau lebih sesuai kemampuan. Amalan ini termasuk ibadah sunnah yang dianjurkan karena memiliki banyak keutamaan bagi umat Islam yang istiqamah mengerjakannya.
“Dalam sejumlah riwayat disebutkan bahwa orang yang melaksanakan salat sunnah setelah Magrib sebanyak enam rakaat tanpa diselingi pembicaraan yang sia-sia, maka pahalanya setara dengan ibadah selama 12 tahun,” ujar KH Mahmud, Jum’at (13/2/2026).
Ia menambahkan bahwa meskipun kualitas hadis terkait keutamaannya dipahami beragam oleh para ulama, semangat menghidupkan waktu antara Magrib dan Isya dengan ibadah tetap sangat dianjurkan. Menurutnya, waktu tersebut merupakan salah satu waktu yang sering dilalaikan.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita memanfaatkan waktu setelah Magrib untuk mendekatkan diri kepada Allah. Salat awabim menjadi salah satu sarana untuk meraih ampunan dan meningkatkan derajat ketakwaan,” jelasnya.
KH Mahmud juga mengingatkan agar umat Islam tidak hanya terpaku pada besarnya pahala, tetapi juga memahami makna di balik ibadah tersebut. Kata “awabim” sendiri berasal dari kata “awwab” yang berarti orang yang kembali kepada Allah atau orang yang taat.
“Semangatnya adalah kembali kepada Allah. Jadi bukan semata-mata mengejar angka pahala, tetapi membangun kebiasaan hati yang selalu rindu beribadah,” tambahnya.
Ia berharap masyarakat Pacitan khususnya, dapat membiasakan diri menghidupkan malam dengan amalan-amalan sunnah, termasuk salat awabim, sebagai bagian dari ikhtiar memperkuat spiritualitas di tengah kesibukan duniawi. Memahami keutamaannya dan melaksanakannya secara konsisten, salat sunnah awabim diharapkan menjadi amalan ringan namun bernilai besar di sisi Allah SWT.(Red/yun).



