“Serba Kode Sakral”: 12 Juni Tepat 12.12 WITA Dihujani 212 Dukungan Hingga 12 Pengantar, IMAS Siap Pimpin Peradi SAI Denpasar

Jbm.co.id-DENPASAR | Solidaritas Advokat Untuk Perubahan (SAUP) Perkumpulan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia (PERADI SAI) resmi mendaftarkan Made “Ariel” Suardana, S.H., M.H., yang akrab disapa IMAS sebagai kandidat Ketua PERADI SAI (Perkumpulan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia) Denpasar Periode 2026-2030.
SAUP Peradi SAI terdiri dari Advokat Pendiri Peradi, Barisan Advokat Muda dan Women Lawyer (Advokat Perempuan).
Bahkan, sejumlah Advokat Senior siap mendukung penuh IMAS untuk maju sebagai Calon Ketua Peradi SAI Denpasar dengan kode 12, diantaranya I Gusti Ngurah Arda W., I Made Kadek Artha, SH., I Made Somya Putra, SH., MH., Yanuar Nahak, SH., Indra Prasetya, SH., dan Ni Luh Sukawati, SH.
Pada kesempatan tersebut, Yanuar Nahak, SH., menegaskan kemunculan IMAS di luar prediksi, karena kiprah dan sepak terjangnya selama ini tidak menunjukkan intensi bahkan ambisi menjadi Ketua Peradi SAI.
Disamping karena konsen dan kepedulian untuk mengadvokasi kasus publik yang berdimensi keadilan dan demokrasi, keresahan sosial dan keterlibatannya dalam Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), dukungan IMAS juga karena desakan dari para Senior Advokat Peradi SAI dan Advokat muda yang sangat energik.
Meski demikian, situasi organisasi Peradi SAI yang saat ini berkembang hanya berjalan di tempat saja dan prihatin atas kondisi saat ini, sehingga pihaknya mendukung penuh IMAS maju sebagai kandidat Ketua Peradi SAI Denpasar untuk membawa perubahan.
“Kita tahu perkembangan hukum begitu cepat sehingga memerlukan langkah-langkah proaktif dalam penyikapan, baik untuk kepentingan profesi advokat, organisasi advokat Peradi SAI khususnya melainkan dalam konteks lebih luas, yakni penegakan hukum. Semoga bisa berkiprah melebihi organisasi Advokat lainnya,” kata Yanuar Nahak.
Atas keberadaan IMAS, I Made Somya Putra memberi catatan, bahwa arus bawah meminta rekan I Made “Ariel” Suardana (IMAS) untuk maju, karena pihaknya butuh figur yang sudah terbukti dan teruji.
“I Made Ariel Suardana (IMAS) mempunyai integritas, “track record” yang jelas dan bernyali dalam memperjuangkan penegakan hukum. Kita organisasi Advokat Peradi SAI seperti itu. Bukan harap-harap cemas,” kata Somya Putra.
Sementara itu, I Made Kadek Artha, S.H., M.H., menyatakan pendaftaran resmi IMAS berjalan sangat luar biasa, karena hari baik buat umat Hindu bertepatan Kajeng Kliwon, yaitu Sugihan Bali sebagai simbol pembersihan buana alit.
Tak hanya itu, pihaknya menilai hari ini juga sangat unik, karena 12 Advokat sukses mengantarkan dan mendaftarkan IMAS sebagai calon Ketua Peradi SAI Denpasar, pada Muscab Peradi SAI, pada 3 Juli 2026 mendatang.
“Hari ini unik, hari Jumat, pada tanggal 12 Juni 2026 tepat pukul 12.12 WITA dengan jumlah dukungan 212 Advokat berikut KTA-nya. Tim yang mengantarkan itu berjumlah 12 orang. Jadi, hari ini resmi pencalonan IMAS sebagai kandidat Ketua Peradi SAI Denpasar diterima oleh Ketua Panitia. Itu artinya kami sangat optimis IMAS menjadi Ketua Peradi SAI Denpasar,” kata Kadek Artha.
Untuk itu, pihaknya optimistis IMAS dapat menahkodai Peradi SAI Denpasar periode 2026-2030, lantaran banyaknya dukungan dari berbagai komponen-komponen, baik itu Pendiri, Senior Peradi SAI, Barisan Advokat Muda dan Women Lawyer.
Menurutnya, figur IMAS adalah advokat senior yang sudah berpraktek lebih dari 25 tahun menjadi advokat. Dengan nada penuh harap, IMS bisa menjadi figur yang dapat menahkodai Peradi SAI, pasca kepemimpinan I Wayan Purwita, S.H., M.H.
Demikian pula, IMAS pernah memimpin organisasi profesi IKADIN (Ikatan Advokat Indonesia).
“Kami tidak ingin memilih pemimpin asal coba-coba. Ibarat sopir kami takut kalau sopirnya tidak berpengalaman bisa-bisa kami sebagai penumpang di bawa terperosok masuk jurang. Ketua organisasi profesi tidak sama dengan Sekeha Teruna, OSIS atau lembaga pada umumnya. Ketua itu simbol dan penentu dalam organisasi dan kami tidak mau dipimpin oleh orang yang tak punya “track record” yang jelas memimpin organisasi profesi Advokat ditengah kompetisi dan tantangan yang semakin berat,” kata Kadek Artha.
Sementara itu, I Made Ariel Suardana, S.H., M.H., alias IMAS mengaku terkejut ibarat bak disambar petir di siang bolong sekaligus hujan 212 dukungan ditawarkan dalam prosesnya, yang membuat akhirnya IMAS terwujud didaftarkan sebagai calon Ketua Peradi SAI Denpasar.
“Awalnya, saya tidak mau terlibat dalam proses pemilihan ketua ini. Namun, karena desakan itulah pada akhirnya saya menyatakan maju dalam pemilihan ketua,” kata IMAS.
Tak hanya itu, IMAS dengan nada datar namun penuh keyakinan mengatakan bangga sekaligus terharu atas dukungan yang diberikan tidak saja dari kalangan Advokat Perempuan (“Women Lawyer”), Barisan Advokat Muda yang terdiri dari “Lawyer-Lawyer” muda energik dan berbakat melainkan para Advokat Senior juga menaruh harapan besar atas keberadaan dan perkembangan Peradi SAI ke depan.
Lebih lanjut, IMAS menyatakan semua dukungan tersebut dilakukan dengan semangat gotong royong, penuh kebersamaan dan kekeluargaan.
“Semangat gotong royong, penuh kebersamaan dan kekeluargaan sep ini akan menjadi kiblat saya bila terpilih sebagai Ketua Peradi SAI ke depan,” ujarnya.
Untuk merespons semangat arus bawah tersebut, IMAS telah merancang visi, misi dan program kedepan sebagai bentuk komitmen dalam perubahan besar Peradi SAI kedepan, antara lain:
1). Mempersiapkan Sekretariat Bersama untuk Pengurus Dewan Pimpinan Cabang dan Anggota.
2). Membentuk Barisan Advokat Muda sebagai Sayap Pergerakan Peradi SAI.
3). Membentuk Koordinator Kabupaten/ Kota di seluruh Bali agar informasi organisasi sampai yang tidak hanya mengandalkan WAG saja.
4). Secara berkesinambungan mengirimkan Surel (Surat Elektronik) langsung kepada anggota agar anggota merasa dihargai.
5) Mengadakan berbagai pendidikan dan pelatihan (diklat) sebagai sarana meningkatkan kualitas profesi Advokat.
6) Mengadakan “MoU” dengan instansi pendidikan, pemerintah, khususnya instansi Catur Wangsa Penegak Hukum.
7). Melanjutkan program-program pimpinan sebelumnya.
8) Meningkatkan silaturahmi atau “penyamebrayaan” dengan para Senior Peradi SAI, tidak saja di kalangan Pengurus melainkan pada Anggota Peradi SAI.
9) Melakukan pembelaan secara maksimal dan pro-bono pada Pengurus dan Anggota Peradi SAI.
Dari visi, misi dan program tersebut dapat diwujudkan, dengan nada bijak IMAS menyebutkan semua itu sangat tergantung pada dukungan konkret rekan-rekan pada Muscab Peradi SAI II 2026 nanti.
“Dukungan rekan-rekan menjadi pondasi awal kembali untuk menjaga marwah Advokat sebagai profesi Officium Nobile,” tutupnya.
Patut diketahui, Musyawarah Cabang (Muscab) Peradi SAI dibuka pendaftaran, sejak 18 Mei 2026 dan akan berakhir 19 Juni 2026. Sementara pemilihan Ketua Peradi SAI Denpasar dilakukan pada 3 Juli 2026 mendatang. Sedangkan, berkas pendaftaran diterima langsung oleh Ketua Panitia, I Kadek Miartha, SH.,MH. (ace).



