BaliBeritaDaerahDenpasarPemerintahan

Lanud I Gusti Ngurah Rai Luncurkan Gatra Akasa Perkuat Transformasi Digital Informasi Dirgantara Peringati Hari Bakti TNI AU ke-79

Jbm.co.id-DENPASAR | Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) I Gusti Ngurah Rai memanfaatkan momentum peringatan Hari Bakti TNI AU ke-79 Tahun 2026 untuk meluncurkan Gatra Akasa (Gerbang Akurasi Informasi Dirgantara), sebuah kanal informasi resmi sekaligus e-magazine digital interaktif pertama yang dimiliki pangkalan tersebut.

Peringatan Hari Bakti TNI AU ke-79 merupakan hari mengabadikan pengorbanan Marsda TNI (Anumerta) Agustinus Adisutjipto, Marsda TNI (Anumerta) Abdulrachman Saleh, dan para perintis dirgantara bangsa. Untuk itu, Pangkalan TNI AU I Gusti Ngurah Rai menorehkan babak baru dalam perjalanan transformasinya.

Peluncuran Gatra Akasa dilakukan seusai upacara Hari Bakti TNI AU ke-79 oleh Komandan Lanud I Gusti Ngurah Rai, Kolonel Pnb David Dwi Martin W., S.M.

Foto: Komandan Lanud I Gusti Ngurah Rai, Kolonel Pnb David Dwi Martin W., S.M., melakukan Peluncuran Gatra Akasa dilakukan seusai upacara Hari Bakti TNI AU ke-79 tahun 2026.

Inovasi ini menjadi bagian dari transformasi digital yang digagas sejak awal masa kepemimpinannya.

Dalam waktu singkat sejak serah terima jabatan, gagasan tersebut berhasil diwujudkan secara menyeluruh. Tidak hanya menghadirkan portal resmi dan e-magazine edisi perdana, Lanud juga membangun sistem arsip digital serta menyiapkan personel yang mampu mengelola platform tersebut secara mandiri.

“Saya seorang penerbang. Di udara, akurasi bukan pilihan, tapi akurasi adalah keselamatan. Prinsip yang sama saya bawa ke darat: informasi dari pangkalan ini harus akurat, resmi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Lanud I Gusti Ngurah Rai berdiri di gerbang pariwisata Indonesia, disaksikan dunia setiap hari. Sudah semestinya pangkalan ini juga menjadi gerbang akurasi informasi dirgantara,” kata Kolonel Pnb David Dwi Martin W., S.M.

 

Foto: Komandan Lanud I Gusti Ngurah Rai, Kolonel Pnb David Dwi Martin W., S.M., memimpin upacara Hari Bakti TNI AU ke-79 tahun 2026.

 

Nama Gatra Akasa dipilih karena memiliki makna filosofis. Kata gatra berarti wujud atau rupa, sedangkan akasa berarti langit. Keduanya merepresentasikan wajah resmi Lanud I Gusti Ngurah Rai di ruang digital.

E-magazine perdana hadir dalam format flipbook interaktif dengan sentuhan estetika Bali. Identitas visualnya menampilkan simbol helai bulu sayap yang berubah menjadi kepingan piksel, menggambarkan perpaduan antara tradisi dirgantara dan transformasi digital.

Komandan Lanud menegaskan bahwa kehadiran Gatra Akasa juga bertujuan menjaga dokumentasi pengabdian seluruh personel agar tidak hilang seiring berjalannya waktu.

“Setiap generasi di pangkalan ini menorehkan pengabdiannya. Yang membedakan hanyalah satu: apakah pengabdian itu terdokumentasi atau hilang ditelan waktu. Gatra Akasa adalah cara kami memastikan tidak ada lagi pengabdian yang hilang. Apa yang kami kerjakan hari ini akan dapat dibaca oleh prajurit yang bahkan belum lahir,” lanjut Komandan.

Edisi pertama Gatra Akasa memuat perjalanan kepemimpinan Komandan Lanud I Gusti Ngurah Rai, termasuk riwayat jabatan, visi, misi, hingga arah transformasi yang akan dijalankan selama masa kepemimpinannya.

Selain menghadirkan media informasi resmi, Lanud juga meningkatkan kemampuan personel dalam produksi konten, pengelolaan portal digital, serta tata kelola arsip elektronik. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan kemandirian digital di lingkungan satuan.

Bagi masyarakat, kehadiran Gatra Akasa menjadi sumber informasi resmi mengenai aktivitas, sejarah, dan pengabdian Lanud I Gusti Ngurah Rai. Seluruh konten yang dipublikasikan melalui platform tersebut melewati proses penelaahan redaksi internal guna memastikan akurasi informasi.

Transformasi ini juga sejalan dengan upaya digitalisasi di lingkungan institusi pertahanan. Sebagai pangkalan yang berdampingan dengan bandar udara internasional tersibuk kedua di Indonesia, Lanud I Gusti Ngurah Rai menjadi salah satu wajah TNI Angkatan Udara yang pertama dilihat oleh masyarakat internasional.

Dalam pengembangannya, Lanud I Gusti Ngurah Rai memperoleh dukungan melalui program tanggung jawab sosial (CSR) non-komersial dari Juara Holding Group di bidang dokumentasi, arsip digital dan pelatihan.

“Ini sepenuhnya buah visi Komandan David. Kami bekerja di dunia media digital dan hospitality, yaitu bidang yang menuntut presisi, estetika, dan penghormatan terhadap cerita. Ketika beliau memaparkan visinya tentang arsip sebagai warisan, kami memahami bahwa keahlian kami menemukan ruang pengabdiannya. Melalui Juara Holding Group, tugas kami hanya memastikan gagasan besar itu berdiri dengan standar terbaik yang kami mampu. Selebihnya, panggung ini milik pangkalan dan para prajuritnya. Merupakan suatu kehormatan bagi kami dapat menjadi bagian kecil dari sejarah yang ditorehkan Komandan,” kata Agung Afif, Owner Juara Holding Group.

Peluncuran Gatra Akasa turut ditandai dengan penandatanganan kerja sama program CSR antara Lanud I Gusti Ngurah Rai dan Juara Holding Group, serta penyerahan Penghargaan Gatra Akasa “Sayap Akasa” kepada Komandan Lanud sebagai Pelopor Inovasi Digitalisasi Pangkalan.

Melalui Gatra Akasa, Lanud I Gusti Ngurah Rai berharap dapat memperkuat budaya dokumentasi, meningkatkan akurasi informasi, sekaligus menjadi contoh penerapan digitalisasi di tingkat satuan. Platform tersebut kini dapat diakses masyarakat melalui gatraakasa.com. (red/tim).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button