BaliBeritaDaerahDenpasarPemerintahan

Hari Lahir Pancasila 2026, Kodam IX/Udayana Perkuat Nasionalisme dan Semangat Pengabdian Prajurit

Jbm.co.id-DENPASAR | Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 dimanfaatkan Kodam IX/Udayana untuk memperkuat jiwa nasionalisme, persatuan, dan semangat pengabdian prajurit dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Momentum kebangsaan tersebut ditandai dengan keikutsertaan jajaran Kodam IX/Udayana di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar Timur, Senin, 1 Juni 2026.

Upacara yang berlangsung khidmat itu dihadiri Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bali. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Gubernur Bali Wayan Koster memimpin jalannya kegiatan yang diikuti unsur TNI, Polri, instansi pemerintah, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Bali membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi. Amanat itu menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momen refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila terus hidup dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini menekankan pentingnya Pancasila sebagai dasar pemersatu bangsa sekaligus kontribusi Indonesia dalam membangun perdamaian dunia yang berkelanjutan.

Dalam amanat tersebut juga dijelaskan bahwa Pancasila menjadi pedoman bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari perkembangan teknologi hingga dinamika geopolitik internasional. Keberagaman yang dimiliki Indonesia dinilai menjadi bukti nyata bahwa perbedaan dapat dipersatukan dalam satu ikatan kebangsaan yang kuat.

Indonesia juga disebut terus berkontribusi dalam menjaga stabilitas dunia melalui keterlibatan pasukan perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peran dalam mediasi konflik regional, serta komitmen memperjuangkan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih menghadapi penindasan.

Selain mengikuti upacara tingkat provinsi, Kodam IX/Udayana turut menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Makorem 163/Wira Satya. Upacara tersebut dipimpin Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda dan diikuti prajurit serta PNS se-Garnisun Denpasar.

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum strategis untuk memperkuat semangat kebangsaan dan pengabdian kepada negara. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus senantiasa menjadi landasan moral dalam pelaksanaan tugas seluruh prajurit dan PNS TNI AD.

“Pancasila adalah fondasi yang mempersatukan bangsa Indonesia yang majemuk. Melalui peringatan ini, kami mengajak seluruh prajurit, PNS, dan masyarakat untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta bersama-sama mewujudkan Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera,” tegas Kapendam.

Ia menambahkan, semangat yang terkandung dalam setiap sila Pancasila harus tercermin melalui sikap toleransi, gotong royong, serta kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa.

“Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga pedoman hidup bangsa Indonesia. Dengan menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam berpikir, bersikap, dan bertindak, kita dapat memperkuat ketahanan nasional, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta mewariskan semangat persatuan kepada generasi penerus bangsa,” kata Kolonel Inf Amrizal Nasution. (ace).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button