
Pacitan,jbm.co.id- Stigma lama, kalau guru tergolong dalam kelompok profesi yang termarginalkan, bisa jadi masih melekat bagi guru pendidikan dasar di Kabupaten Pacitan.
Ketika mereka bicara hak, terkesan terabaikan. Itu terbukti dari proses pembayaran tunjangan profesi guru (TPG) yang sampai saat ini, terkesan masih diulur-ulur.
Kabid Tenaga Pendidik dan Kependidikan, Dinas Pendidikan setempat, Rino Budi Santoso mengaku bingung terkait belum cairnya TPG, baik untuk TPG THR dan TPG -13, serta TPG reguler triwulan IV tahun anggaran 2024.
Padahal, sambung dia, sejak dua pekan lalu pihaknya sudah melayangkan data bayar ke Badan Keuangan Daerah (BKD) . “Aku bingung Mas (wartawan). Data bayar, sudah tak sampaikan ke BKD sejak dua minggu yang lalu. Tapi sampai hari ini belum terbit surat perintah pembayaran dana (SP2D). Ini akan kami cek kembali ke bendahara umum daerah,” kata Rino melalui saluran telepon selulernya, Senin (30/12).
Menurut pejabat eselon IIIB ini, kabar terakhir TPG akan dikeluarkan antara tanggal 30-31 Desember. Sementara bagi guru pendidikan menengah, sebagaimana kabar yang diterimanya sudah terealisasi.
“Coba ditunggu hari ini atau besok. Ini tengah kami cek kembali ke BKD,” tegas dia.
Sementara itu, Kepala BKD Pacitan, Daryono belum bisa dikonfirmasi berkaitan dengan belum terbitnya SP2D TPG. Saat dihubungi melalui telepon selulernya, belum direspon sekalipun terdengar nada sambung. (Red/yun).




