BeritaDaerahNasionalPemerintahanPendidikan

Satu-Satunya Kepala Daerah dari Bali Hadiri Retreat, Bupati Karangasem: Intinya, Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah

Jbm.co.id-MAGELANG | Banyak materi penting yang dipaparkan dalam pelaksanaan Retreat di Magelang.

Terlebih lagi, agenda Retreat sangat penting dilakukan sebagai upaya sinkronisasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah terkait sejumlah program pembangunan nasional.

Demikian disampaikan Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata alias Gus Par, saat pelaksanaan orientasi dan pembekalan (Retreat) Kepala Daerah memasuki Hari Keempat di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Senin, 24 Pebruari 2025.

Hingga saat ini, Gus Par menjadi satu-satunya Kepala Daerah yang mewakili Bali mengikuti Retreat sebagai kegiatan bernilai bagus, karena dibekali pengetahuan materi NKRI hingga efisiensi anggaran.

“Itu penting sekali Retreat. Banyak materi, mulai dari Latsar atau Latihan Dasar Kepemimpinan hingga materi terkait misi pembangunan dan kebijakan Pemerintah Pusat, termasuk Asta Cita. Intinya, sinkronisasi, agar daerah bisa bersinergi dengan baik dalam pembangunan nasional,” terangnya.

Diakui Gus Par, Retreat menjadi momentum luar biasa, karena bisa mengenal Kepala Daerah lainnya yang hadir dari Sabang hingga Merauke.

Selain itu, Retreat juga menjadi kesempatan untuk memperluas jaringan dan berbagi informasi terkait program pemerintah di daerah masing-masing.

“Acara ini sangat bagus dan intinya bisa bersama sama dengan para Gubernur, Bupati Walikota se-Nusantara dan saling kenal, tukar pikiran satu sama lain,” kata Gus Par.

Gus Par menambahkan, momentum silaturahmi yang dibangun dengan Kepala Daerah lainnya dalam agenda retret di Magelang, menjadi hal yang sangat berguna untuk bertukar informasi dalam upaya percepatan rencana pembangunan di Karangasem.

“Saya kira ini kegiatan positif, ajang bertukar informasi dengan Kepala Daerah lainnya, karena kembali lagi, suatu daerah tidak bisa tumbuh secara mandiri tanpa adanya sinergi satu sama lain. Jadi, saya rasa penting diikuti, mengingat juga ini khan salah satu tugas negara pertama saya setelah dilantik Presiden,” urainya.

Gus Par mengaku Kepala Daerah dari Bali lainnya hingga Senin, 24 Februari 2025 ini belum ada yang datang lagi, kecuali dirinya sebagai Bupati Karangasem.

“Dari Bali tidak ada yang datang sampai hari ini, cuman Bupati Karangasem yang ikut,” pungkasnya.

Menariknya lagi, Gus Par sebagai Bupati Karangasem menjadi perwakilan umat Hindu yang dilantik langsung oleh Presiden Prabowo.

Patut diketahui, kegiatan Retreat digagas Presiden RI, Prabowo Subianto sebagai bentuk pembekalan bagi Kepala Daerah, setelah resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto, pada 20 Pebruari 2025. Acara ini berlangsung selama 8 hari, yakni 21-28 Pebruari 2025. (red/tim).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button