BaliBeritaDaerahDenpasarInternasionalOlahraga

WARNA HIJAU Meksiko Bikin Angker Stadion Azteca: Rekor Kandang Impresif El Tri Siap Hentikan Inggris Melaju Perempat Final Piala Dunia 2026 

Jbm.co.id-DENPASAR | Laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 mempertemukan Meksiko menghadapi Inggris di Stadion Azteca, Mexico City, Senin, 6 Juli 2026 pukul 08.00 WITA.

Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit, karena mempertemukan pertahanan terbaik turnamen dengan salah satu lini serang paling produktif.

Sesuai rilis FIFA, Meksiko bakal memakai kombinasi kostum (jersey) WARNA HIJAU, celana putih dan kaus kaki merah.

Meksiko memiliki Julukan Utama El Tri atau El Tricolor artinya “Tiga Warna”, diambil langsung sebagai penghormatan atas tiga warna utama yang membentuk bendera nasional Meksiko, yaitu hijau, putih dan merah.

Sedangkan, Inggris akan memakai kostum WARNA PUTIH, celana biru tua (navy), dan kaus kaki putih. Sementara itu, kiper Inggris Jordan Pickford akan mengenakan kostum serba kuning dan kiper Meksiko Raul Rangel memakai kostum merah muda cerah.

Inggris dijuluki The Three Lions (Tiga Singa) merujuk langsung pada lambang resmi Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) yang menampilkan tiga ekor singa berjalan. Lambang bersejarah ini telah digunakan sejak zaman Raja Richard I (Richard si Hati Singa) pada abad ke-12 sebagai simbol kebanggaan dan keberanian Britania Raya.

Sebagai Tuan Rumah, Meksiko bermain di markas legendaris mereka yang berada di ketinggian 2.240 meter. Hal tersebut memberikan keuntungan fisik yang besar bagi stamina pemain El Tri.

Ditambah lagi, tembok kokoh pertahanan Meksiko masih sempurna tanpa kebobolan satu gol selama turnamen Piala Dunia 2026.

Disisi lain, pelatih Inggris Thomas Tuchel mengakui kondisi udara tipis di dataran tinggi Mexico City memberikan tantangan tersendiri bagi timnya.

Untuk itu, Stadion Azteca menguji kondisi fisik skuad The Three Lions. Meski demikian, ketajaman stiker andalan Inggris Harry Kane sedang memimpin produktivitas gol timnya dan siap menguji lini belakang Meksiko yang belum kebobolan gol. Hingga saat ini, Harry Kane sedang on-fire memimpin daftar top skor tim dengan koleksi 5 gol.

Secara keseluruhan, Inggris mendominasi rekor pertemuan atas Meksiko dengan mengemas 6 kemenangan dari 9 laga yang pernah dijalani kedua tim.

Namun, Meksiko memiliki catatan historis yang luar biasa, karena tidak pernah kalah melawan Inggris, jika bermain di tanah mereka sendiri sebagai Tuan Rumah.

FIFA merilis kedua tim baru 1 kali bertemu di ajang Piala Dunia, yaitu pada fase grup di Stadion Wembley, tahun 1966, saat Inggris menang 2-0 lewat gol Bobby Charlton dan Roger Hunt.

Meski demikian, keangkeran tanah Meksiko membuat Inggris selalu kalah atau imbang dalam 3 kunjungan mereka ke Meksiko dengan rincian kalah di tahun 1959 dan 1985 serta bermain imbang di Azteca pada tahun 1969.

Catatan impresif Meksiko tercatat belum pernah terkalahkan oleh skuad Three Lions di hadapan publiknya sendiri. Kemenangan terakhir Meksiko atas Inggris sudah terjadi sangat lama, pada 1985, yaitu 41 tahun lalu.

Sementara itu, trend terakhir Inggris menyapu bersih kemenangan dalam 4 pertemuan terakhir mereka, sejak tahun 1986.

Mayoritas skuad inti Meksiko bermain di kompetisi domestik mereka (Liga MX). Sebaliknya, hampir seluruh pemain Inggris berkompetisi di Liga Utama Inggris (English Premier League), kecuali bintang utama mereka, Jude Bellingham (Spanyol) dan Harry Kane (Jerman).

Perkiraan Starting XI Meksiko (4-3-3)

Pelatih Javier Aguirre mempertahankan komposisi terbaiknya yang belum kebobolan satu gol pun sepanjang turnamen Piala Dunia 2026.

Kiper: (1) Raúl Rangel (Chivas)

Bek Kanan: (2) Jorge Sánchez (PAOK)

Bek Tengah: (3) César Montes (Lokomotiv Moscow)

Bek Tengah: (5) Johan Vásquez (Genoa)

Bek Kiri: (23) Jesús Gallardo (Toluca)

Gelandang Bertahan: (6) Érik Lira (Cruz Azul)

Gelandang Tengah: (7) Luis Romo (Chivas)

Gelandang Serang: (19) Gilberto Mora (Club Tijuana)-Pemain muda sensasional

Sayap Kanan: (25) Roberto Alvarado (Chivas)

Striker: (9) Raúl Jiménez (Fulham)

Sayap Kiri: (16) Julián Quiñones (Al Qadsiah FC).

Perkiraan Starting XI Inggris (4-2-3-1)

Thomas Tuchel melakukan rotasi krusial di sektor sayap, setelah Anthony Gordon dan Bukayo Saka tampil gemilang sebagai pengganti di laga sebelumnya melawan DR Kongo.

Kiper: (1) Jordan Pickford (Everton)

Bek Kanan: (26) Jarell Quansah (Bayer Leverkusen)-Menggantikan Reece James yang cedera

Bek Tengah: (2) Ezri Konsa (Aston Villa)

Bek Tengah: (6) Marc Guehi (Manchester City)

Bek Kiri: (18) Nico O’Reilly (Manchester City)

Gelandang Tengah: (8) Elliot Anderson (Nottingham Forest)

Gelandang Tengah: (4) Declan Rice (Arsenal)

Sayap Kanan: (7) Bukayo Saka (Arsenal)

Gelandang Serang: (10) Jude Bellingham (Real Madrid)

Sayap Kiri: (18) Anthony Gordon (Newcastle United)

Striker: (9) Harry Kane (Bayern München).

Pertarungan lini tengah antara Meksiko dan Inggris akan menjadi kunci penentu, karena kedua tim menggunakan pendekatan taktik yang sangat bertolak belakang.

Taktik Lini Tengah Meksiko: Kolektif dan Dinamis (4-3-3)

Javier Aguirre mengandalkan keseimbangan antara kerja keras, pengalaman dan kreativitas masa depan.

Pondasi Kokoh Érik Lira berperan sebagai jangkar di depan bek. Tugas utamanya adalah memotong aliran bola dan melakukan pelanggaran taktis sebelum Inggris bisa menyerang balik.

Sementara, Mesin Penggerak Luis Romo bertindak sebagai gelandang box-to-box. Ia bertugas memenangi duel fisik, menjaga ritme, dan membantu pertahanan saat ditekan.

Ditambah lagi, Kreativitas Kejutan Gilberto Mora sebagai pemain muda sensasional berusia 17 tahun ini diberi kebebasan penuh. Mora bertugas mencari ruang kosong di antara lini tengah dan lini belakang Inggris untuk mengirim umpan kunci ke lini depan.

Taktik Lini Tengah Inggris: Kekuatan Fisik dan Eksploitasi Ruang (4-2-3-1)

Thomas Tuchel menerapkan sistem yang sangat agresif dalam menekan lawan (pressing) dan transisi cepat.

Sumbu Ganda, Declan Rice dan Elliot Anderson membuat Rice menjadi filter utama yang mematahkan serangan Meksiko sebelum berkembang. Disampingnya, Anderson bertugas membawa bola maju dari lini belakang ke lini depan secara cepat.

Titik Fokus Serangan berada dipundak Jude Bellingham, yang menebar ancaman terbesar buat Meksiko. Tidak hanya mengkreasi peluang, tapi pemain bernomor 10 ini sering menusuk ke dalam kotak penalti sebagai striker kedua memanfaatkan ruang yang dibuka oleh Harry Kane.

Untuk itu, ujian terbesar bagi wonderkid Gilberto Mora adalah melewati hadangan fisik dan kecerdasan posisi Declan Rice. Jika Rice berhasil mematikan Mora, kreativitas Meksiko akan lumpuh.

Sementara itu, Romo dan Lira harus bekerja ekstra keras untuk menutup pergerakan Bellingham. Jika Bellingham diberi ruang sedetik saja untuk berbalik badan, maka bisa langsung mengancam gawang Meksiko.

Berdasarkan analisis statistik dan bursa taruhan resmi, Timnas Inggris sedikit lebih difavoritkan untuk menang atas Meksiko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Namun, status Meksiko sebagai Tuan Rumah membuat laga ini diprediksi akan berjalan sangat ketat hingga berpotensi berlanjut ke babak perpanjangan waktu (extra time).

Surplus Meksiko Faktor Tuan Rumah dan Pertahanan Baja

Meksiko memiliki beberapa nilai surplus dan keuntungan besar yang bisa menjungkirbalikkan prediksi diatas kertas.

Tembok Kokoh Belum Kebobolan membuat El Tri adalah satu-satunya tim yang belum kebobolan satu gol pun sepanjang Piala Dunia 2026 (4 kali clean sheet berturut-turut).

Keangkeran Stadion Azteca membikin Meksiko tidak pernah kalah dalam pertandingan Piala Dunia di Stadion Azteca sepanjang sejarah dengan rekor 8 kali menang dan 2 kali imbang.

Faktor Ketinggian (Altitude) juga menjadi salah satu faktor menguntungkan buat Meksiko. Ditambah lagi, Stadion Azteca berada di ketinggian 2.240 meter diatas permukaan laut. Tipisnya oksigen diprediksi akan menguras fisik para pemain Inggris yang baru saja melalui laga melelahkan melawan DR Kongo.

Inggris Lebih Favorit: Faktor Kematangan dan Harry Kane

Inggris diunggulkan tipis, karena memiliki kedalaman skuad bintang yang mampu mengubah arah pertandingan dalam sekejap mata.

Ditambah lagi, ketajaman Sang Kapten Harry Kane sedang on-fire dengan torehan 5 gol di turnamen ini. Pengalamannya sangat dibutuhkan untuk membongkar pertahanan rapat Meksiko.

Selain itu, faktor kedalaman skuad Thomas Tuchel dengan kembalinya Bukayo Saka dan kreativitas Jude Bellingham memberikan opsi serangan yang jauh lebih bervariasi dibandingkan lawan-lawan Meksiko sebelumnya.

Sebagian besar pengamat internasional memprediksi laga ini akan berjalan sangat sengit dengan intensitas tinggi.

Sesuai Prediksi Umum, Inggris menang tipis dengan skor 2-1 kemungkinan melalui perpanjangan waktu.

Sedangkan, Skenario Alternatif, jika Meksiko berhasil mencetak gol lebih dulu di babak pertama, atmosfer Azteca akan meruntuhkan mental Inggris dan membawa Meksiko menang 1-0 atau lolos lewat adu penalti.

Pemenang laga Meksiko vs Inggris bakal langsung berhadapan dengan Brasil atau Norwegia pada babak perempat final Piala Dunia 2026 di Stadion Hard Rock, Miami, Amerika Serikat, Sabtu, 11 Juli 2026. (berbagai sumber/ace).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button