BaliBeritaDaerahDenpasarPendidikan

UHN Sugriwa Denpasar Perkuat Publikasi Digital, Jurnalis Alit Sukarta Tekankan Peran AI dalam Jurnalistik

Jbm.co.id-DENPASAR | Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar memperkuat kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang kehumasan melalui Pelatihan Kehumasan dan Publikasi Digital, Jumat, 31 Juli 2026.

Kegiatan secara daring ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas publikasi kampus di era transformasi digital.

Mengusung tema “Optimalisasi Publikasi Digital Kampus Berbasis Asta Protas Kemenag”, pelatihan menghadirkan Jurnalis Nyoman Alit Sukarta, S.Sos.H., M.I.Kom., serta Tenaga Ahli Diskominfo Tabanan, I Made Argawa, S.Sos.H., M.I.Kom., sebagai Narasumber.

Pelatihan yang dipimpin Ketua Panitia I Nyoman Surpa Adi Sastra, S.H.H., M.Ag., tersebut diikuti ratusan peserta dan dibuka secara resmi oleh Rektor UHN Sugriwa Denpasar, Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si.

Dalam sambutannya, Prof. Sudiana menegaskan bahwa fungsi kehumasan di perguruan tinggi telah berkembang seiring pesatnya arus informasi digital.

“Di era digital dan keterbukaan informasi ini, humas bukan lagi sekadar corong informasi, tetapi humas adalah jantung, urat nadi, sekaligus wajah kampus UHN Sugriwa,” tegasnya.

Ia juga berharap UHN Sugriwa mampu menjadi rujukan utama dalam pemberitaan mengenai pendidikan agama Hindu di Indonesia.

“Sebagai Rektor, saya mengharapkan para peserta dapat mengikuti pelatihan ini sampai akhir, semakin solid, dan makin profesional,” ujarnya seraya berpesan agar seluruh peserta terus menguasai perkembangan teknologi digital.

Pada sesi materi bertajuk “Tips Menulis Berita (Cetak/Online)”, Alit Sukarta membagikan pengalaman mengenai perkembangan dunia jurnalistik yang kini bertransformasi dari media cetak menuju platform digital.

Alumni Magister Ilmu Komunikasi Hindu IHDN Denpasar yang kini menjadi UHN Sugriwa tersebut juga menjelaskan bahwa kehadiran teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) memberikan kemudahan dalam proses kerja jurnalistik.

Meski demikian, Alit Sukarta mengingatkan agar penggunaan AI tetap berada di bawah kendali manusia sehingga kualitas dan akurasi informasi tetap terjaga.

“Intinya, pemanfaatan AI itu untuk mempermudah pekerjaan, bukan menyerahkan seluruh pekerjaan secara total kepada AI. Jangan dimanfaatkan 100 persen, tetap perlu ada sentuhan manusia dalam penyelesaiannya,” tegas Alit Sukarta dalam pelatihan yang dipandu oleh Made Ika Kusuma Dewi, S.I.Kom., M.I.Kom., selaku moderator.

Melalui pelatihan ini, UHN Sugriwa Denpasar berharap kompetensi kehumasan dan publikasi digital di lingkungan kampus semakin meningkat sehingga mampu menghasilkan informasi yang profesional, kredibel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. (red/alit).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button