
Jbm.co.id-BULELENG | Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Buleleng langsung menancapkan fokus pada pembinaan atlet usai pelantikan kepengurusan periode 2025-2030.
Ketua Umum KONI Buleleng, Gede Supriatna, menegaskan komitmennya membangun ekosistem olahraga yang kuat sebagai persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027.
Pembinaan yang dimaksud tidak hanya menyasar atlet, tetapi juga pelatih dan wasit.
Menurut Supriatna, langkah ini penting untuk memastikan regenerasi olahraga berjalan berkelanjutan, terlebih Buleleng telah ditetapkan sebagai tuan rumah tunggal Porprov Bali 2027.
“Kabupaten Buleleng siap menyongsong Porprov 2027. Sebagai tuan rumah, kita harus mampu sukses prestasi sekaligus sukses penyelenggaraan,” tegasnya.
Selain pembinaan sumber daya manusia, kesiapan sarana dan prasarana olahraga juga menjadi perhatian.
KONI Buleleng akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Buleleng serta Pemerintah Provinsi Bali terkait penyiapan venue pertandingan. Sejumlah fasilitas olahraga milik Pemkab dinilai telah layak digunakan, meski masih membutuhkan sentuhan renovasi.
“Sejumlah venue olahraga milik Pemkab sebenarnya sudah siap, hanya tinggal melakukan beberapa renovasi,” imbuh Supriatna.
Renovasi tersebut direncanakan mulai dikerjakan pada tahun 2026 agar seluruh venue siap digunakan saat Porprov berlangsung.
Supriatna juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong prestasi olahraga. Ia menilai KONI tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, stakeholder olahraga, hingga masyarakat.
“KONI tidak dapat berjalan sendiri. Perlu kolaborasi dengan sejumlah pihak agar olahraga di Buleleng terus tumbuh dan berprestasi,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, yang menaruh harapan besar pada kepengurusan baru KONI Buleleng. Ia meminta agar target prestasi segera dirumuskan secara konkret demi meningkatkan capaian olahraga daerah.
“Menyambut Buleleng sebagai tuan rumah Porprov 2027, harapan kita sangat besar agar prestasi olahraga meningkat dibandingkan sebelumnya,” kata Sutjidra.
Bupati menargetkan Buleleng mampu kembali menembus tiga besar pada Porprov mendatang, setelah pada Porprov 2025 turun ke peringkat empat.
“Paling tidak kembali ke peringkat tiga yang pada Porprov 2025 turun ke peringkat empat. Kalau bisa, lebih tinggi lagi. Itu harapan kami dan masyarakat Buleleng,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Bali, I Gusti Ngurah Oka Darmawan, mengingatkan pengurus baru agar menjaga harkat dan martabat olahraga Bali sekaligus meningkatkan prestasi. Ia menilai Porprov sebagai ajang strategis dalam mencetak atlet berprestasi.
Menurutnya, Kabupaten Buleleng memiliki sumber daya manusia yang cukup untuk mengoptimalkan ekosistem olahraga secara menyeluruh.
“Atlet, pelatih, pengurus, hingga stakeholder lainnya termasuk orang tua harus saling mendukung. Tanpa dukungan orang tua, olahraga akan sulit maju dan berkembang,” pungkasnya. (red).




