
Jbm.co.id-DENPASAR | Yayasan Cahaya Cinta Kasih (YCCK) bersama SOUL Community Denpasar kembali menggelar SOUL Action Donor Darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Provinsi Bali, Minggu, 16 Agustus 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membantu menjaga ketersediaan stok darah sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Aksi kemanusiaan tersebut juga dirangkai dengan agenda “berbagi cahaya” melalui pengenalan dan sesi membaca buku SOUL Reflection.
Melalui sesi tersebut, peserta diajak merefleksikan makna kebaikan, ketenangan jiwa, serta pembentukan karakter dalam kehidupan sehari-hari.
Koordinator SOUL Community Denpasar Utara Timur, Bayu Nugraha, mengapresiasi dukungan YCCK dan UDD PMI Provinsi Bali yang membuat kegiatan donor darah dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Ia berharap kegiatan sosial tersebut semakin berkembang dan melibatkan lebih banyak masyarakat.
“Harapannya mudah-mudahan proses ini dapat berkelanjutan ke depannya sehingga lebih banyak lagi yang bisa ikut dan mendapatkan manfaat yang lebih baik,” ujarnya.
Dukungan juga disampaikan UDD PMI Provinsi Bali. Ni Made Aprini Megawati, SE, selaku Humas dan Rekrutmen Donor, mengapresiasi para relawan yang rutin berpartisipasi dalam kegiatan donor darah.
Ia menjelaskan, darah yang terkumpul akan disalurkan kepada rumah sakit pemerintah maupun swasta yang bekerja sama dengan UDD PMI Provinsi Bali untuk membantu pasien yang membutuhkan.
Sebelum didistribusikan, darah tersebut terlebih dahulu menjalani pemeriksaan untuk memastikan keamanan dan kelayakannya.
“Darah yang terkumpul melalui kegiatan ini akan kami distribusikan ke rumah sakit swasta maupun pemerintah yang bekerja sama dengan UDD PMI Provinsi Bali untuk menolong masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.
Donor Darah Jadi Wujud Kepedulian
Antusiasme peserta datang dari berbagai latar belakang. Salah satunya dr. Suryantha Adisastra, M.Biomed, Sp.OG, Koordinator SOUL Community Denpasar Selatan Barat.
Menurutnya, donor darah tidak hanya memberikan manfaat sosial, tetapi juga menjadi bagian dari kepedulian terhadap kesehatan tubuh.
“Banyak sekali manfaat donor darah, terutama bagi kesehatan tubuh fisik. Saya jadi tidak gampang sakit dan tubuh selalu bugar,” ungkapnya.
Sementara itu, Arief Hidayat, seorang wiraswasta yang telah melakukan donor darah sebanyak 51 kali, mengajak masyarakat yang baru pertama kali donor untuk tidak takut terhadap jarum.
“Untuk pemula, jangan pernah takut melihat jarum donor darah. Kalau sudah dimasukkan, tidak terasa kok, cuma seperti digigit semut,” paparnya.
Selain donor darah, peserta juga mendapatkan pengalaman reflektif melalui buku SOUL Reflection. Arief mengaku memperoleh ketenangan setelah mengikuti sesi membaca dan memahami pesan yang disampaikan melalui buku tersebut.
Hal serupa disampaikan Rifçi Rafif Anadi, karyawan swasta. Ia mengaku menemukan pemaknaan baru mengenai konsep kemakmuran.
“Tadi pas buka buku, isinya pas sekali tentang kemakmuran. Kemakmuran itu bukan hanya berdasarkan rezeki finansial, tapi juga rezeki dari berkah Tuhan yang tidak kita sangka-sangka,” tuturnya.
Randra Maulidan Linto, karyawan swasta, juga menilai donor darah merupakan langkah sederhana untuk memulai kebaikan.
“Selain manfaat kesehatan, yang paling penting adalah manfaat kebaikan bagi orang lain. Bagi siapa pun yang ingin berbuat baik, bisa dimulai dari donor darah,” ujarnya.
Donor Darah dan Refleksi Kehidupan
SOUL Action Donor Darah menunjukkan bahwa kepedulian dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana dengan manfaat yang besar. Darah yang disumbangkan dapat menjadi harapan bagi pasien yang membutuhkan transfusi.
Disisi lain, sesi SOUL Reflection memberikan ruang bagi peserta untuk tidak hanya berbagi secara fisik, tetapi juga melakukan refleksi mengenai kehidupan, kebaikan, dan ketenangan batin.
Melalui kegiatan tersebut, YCCK bersama SOUL Community Denpasar dan UDD PMI Provinsi Bali menegaskan komitmen menghadirkan kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Semangat itu sejalan dengan pesan “Berbagi dan Melayani”. Kepedulian tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar, tetapi dapat tumbuh dari kesediaan memberikan sesuatu yang dimiliki dan bermanfaat bagi orang lain.
YCCK turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota SOUL Community Denpasar yang aktif berpartisipasi serta para donatur yang mendukung keberlangsungan kegiatan sosial.
Sekilas Yayasan Cahaya Cinta Kasih
Yayasan Cahaya Cinta Kasih (YCCK) merupakan organisasi sosial yang didirikan pada 2012 oleh Bunda Arsaningsih. Yayasan ini bergerak di bidang kemanusiaan dan pembentukan karakter berbasis cinta kasih melalui metode SOUL.
Melalui program SOUL Action, masyarakat didorong untuk terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, mulai dari donor darah, bakti sosial, aksi lingkungan hingga pelayanan kepada sesama.
Kegiatan SOUL Action Donor Darah menjadi pengingat bahwa kebaikan dapat dimulai dari langkah sederhana. Dengan berbagi darah dan kepedulian, masyarakat dapat memberikan manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan. (ace).




