BeritaDaerahKesehatanPemerintahanPendidikan

Pemkab Pacitan Perkuat Gerakan Pesantren Sehat hingga Tingkat Kecamatan

"Kehadiran para camat diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan sinergi pemerintah daerah dalam mendorong penerapan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan pesantren"

Pacitan,JBM.co.id-Upaya mewujudkan lingkungan pesantren yang sehat dan mendukung tumbuh kembang santri terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Pacitan. Koordinasi lintas wilayah menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan program Pesantren Sehat berjalan selaras hingga tingkat kecamatan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan, Maulana Heru Wiwoho Supadi Putro, mengundang seluruh camat se-Kabupaten Pacitan untuk menghadiri rapat Koordinasi Pesantren Sehat Tingkat Kabupaten Pacitan Tahun 2026. Pertemuan tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada Senin, 31 Agustus 2026, bertempat di Ruang Krida Pembangunan (RKP) Kabupaten Pacitan.

Sekda Maulana Heru mengatakan, kehadiran para camat diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan sinergi pemerintah daerah dalam mendorong penerapan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan pesantren.

“Pesantren tidak hanya menjadi ruang pendidikan keagamaan, tetapi juga tempat tumbuh dan berkembangnya generasi muda. Karena itu, aspek kesehatan lingkungan, kebersihan, serta pola hidup sehat menjadi bagian yang tak terpisahkan dari ikhtiar membangun kualitas sumber daya manusia di daerah,”ujarnya, Rabu (19/8).

Melalui koordinasi bersama, pemerintah daerah diharapkan mampu memetakan kebutuhan sekaligus memperkuat langkah konkret dalam mendukung pesantren agar menjadi lingkungan pendidikan yang sehat, aman, nyaman, dan kondusif bagi para santri.

Camat sebagai bagian dari unsur kewilayahan, sambung Sekda, memiliki posisi strategis dalam menjembatani kebijakan pemerintah kabupaten dengan kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.

Koordinasi Pesantren Sehat ini pun diharapkan tidak berhenti pada forum pertemuan, tetapi menjadi pijakan untuk membangun gerakan bersama.

“Kolaborasi pemerintah daerah, kecamatan, dan lingkungan pesantren, budaya hidup sehat dapat tumbuh semakin kuat dan menjadi bagian dari keseharian para santri di Kabupaten Pacitan,” pungkasnya.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button