BeritaDaerahEkonomiPemerintahanPendidikanSosial

“Ramadhan Dongkrak Ekonomi Rakyat, UMKM Trotoar Pacitan Raup Ratusan Juta Rupiah”

"Hasil pendataan menunjukkan perputaran ekonomi yang cukup signifikan"

Pacitan,JBM.co.id-Geliat ekonomi masyarakat selama bulan Ramadhan di Kabupaten Pacitan menunjukkan tren yang menggembirakan. Aktivitas para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berjualan di sepanjang trotoar kawasan SMP Negeri 2 Pacitan hingga SDN Baleharjo menjadi bukti nyata meningkatnya perputaran ekonomi lokal.

Berdasarkan pendataan yang dilakukan oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perindustrian Pacitan pada 16 Maret 2026, sebanyak 62 pelaku UMKM berhasil dihimpun sebagai responden. Pendataan dilakukan secara langsung di lapangan dengan metode digital guna memperoleh gambaran riil aktivitas usaha selama bulan suci Ramadhan.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perindustrian Pacitan, Muhammad Ali Mustofa, mengungkapkan bahwa hasil pendataan menunjukkan perputaran ekonomi yang cukup signifikan.

“Selama Ramadhan ini, total perputaran ekonomi dari para pelaku UMKM yang kami data mencapai sekitar Rp690 juta. Ini menunjukkan bahwa Ramadhan menjadi momentum penting dalam meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).

Dari sisi performa harian, rata-rata omzet pelaku UMKM tercatat berada di kisaran Rp450 ribu per hari. Bahkan, salah satu pelaku usaha mampu mencatatkan omzet tertinggi hingga lebih dari Rp2,5 juta per hari.

Menurut Ali Mustofa, capaian tersebut tidak lepas dari faktor lokasi strategis dan tingginya permintaan masyarakat menjelang waktu berbuka puasa. Mayoritas pelaku usaha memanfaatkan trotoar dengan menggunakan tenda sebagai sarana berjualan, dengan waktu operasional utama pada pukul 15.00 hingga 18.00 WIB.

“Waktu menjelang berbuka menjadi puncak aktivitas ekonomi. Ini peluang besar yang dimanfaatkan pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan mereka,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan pendataan ini tidak sekadar menjadi dokumentasi statistik, melainkan juga sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan pembinaan UMKM ke depan.

“Data ini akan kami gunakan untuk menyusun program yang lebih tepat sasaran, baik dalam hal pelatihan, pendampingan, maupun penguatan daya saing UMKM di Pacitan,” tegasnya.

Dengan capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Pacitan optimistis sektor UMKM akan terus menjadi tulang punggung ekonomi daerah, terutama dalam momentum musiman seperti bulan Ramadhan.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button