BeritaDaerahPemerintahanPendidikanPolriSosial

Portal Rusak, Dishub Pacitan Bergerak Cepat Lakukan Perbaikan. Tapi Masih Banyak Truk Yang “Mbrojol”, Ini Biangnya

"Saat ini palang portal sudah terpasang kembali. Saya imbau pengendara kendaraan besar patuhi rambu yang ada"

Pacitan, JBM.co.id- Usai insiden truk over dimension over loading (ODOL) yang menerobos portal pembatas di jalur Pacitan–Sedeng tepatnya di Dusun Bulu, Desa Ngadirejan, Kecamatan Pringkuku, Dinas Perhubungan Kabupaten Pacitan bergerak cepat melakukan perbaikan. Portal pembatas yang sebelumnya mengalami kerusakan parah pada bagian palang atas kini telah kembali terpasang.

Kepala Dinas Perhubungan Pacitan, Bambang Mahendrawan, menegaskan bahwa pihaknya langsung mengambil langkah responsif begitu menerima laporan kejadian. Perbaikan dilakukan agar fungsi pembatasan kendaraan bertonase besar di jalur tersebut tetap berjalan optimal.

“Saat ini palang portal sudah terpasang kembali. Saya imbau pengendara kendaraan besar patuhi rambu yang ada. Jangan melintas di jalur Pacitan–Sedeng utamanya bagi kendaraan bertonase besar,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Jalur Pacitan–Sedeng sendiri dibangun melalui anggaran tugas pembantuan dengan nilai kurang lebih Rp27 miliar. Infrastruktur tersebut dirancang untuk menunjang konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Namun, konstruksi jalan memiliki batas kemampuan beban sehingga diperlukan pembatasan kendaraan berat demi menjaga usia pakai jalan.

Kepala Dinas Perhubungan Pacitan, Bambang Mahendrawan.
Kepala Dinas Perhubungan Pacitan, Bambang Mahendrawan.
Sayangnya, berdasarkan pantauan di lapangan, masih ditemukan sejumlah truk bermuatan berat yang nekat melintas melalui jalur alternatif atau “jalur tikus” guna menghindari portal utama. Salah satu titik yang disorot berada di Dusun Sumber, berdekatan dengan sekolah MI, yang hingga kini belum dilengkapi rambu pembatas tambahan.

Kondisi ini dikhawatirkan dapat mempercepat kerusakan badan jalan serta membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya, terutama pelajar dan warga sekitar. Oleh karena itu, selain perbaikan portal, pemasangan rambu pembatas di sejumlah persimpangan dinilai mendesak untuk dilakukan.

Dishub Pacitan pun diharapkan tidak hanya mengandalkan portal fisik, tetapi juga meningkatkan pengawasan serta koordinasi lintas sektor guna menertibkan kendaraan ODOL. Dengan kepatuhan pengemudi dan penguatan sistem pengawasan, jalur Pacitan–Sedeng diharapkan dapat berumur panjang dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button