Pacitan Kembali Raih Opini WTP, Bukti Konsistensi Tata Kelola Keuangan Daerah yang Transparan
"Capaian ini menjadi semakin istimewa karena Kabupaten Pacitan berhasil meraih opini WTP selama 15 kali berturut-turut"

Pacitan,JBM.co.id- Pacitan kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang tata kelola keuangan daerah. Pemerintah Kabupaten Pacitan sukses mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas hasil pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah Tahun Anggaran 2025.
Penghargaan prestisius tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur kepada Bupati Pacitan, Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayuaji Reksonagoro, Jumat (29/5/2026).
Capaian ini menjadi semakin istimewa karena Kabupaten Pacitan berhasil meraih opini WTP selama 15 kali berturut-turut. Sebuah torehan yang tidak hanya mencerminkan ketertiban administrasi keuangan, tetapi juga menjadi indikator kuat atas komitmen pemerintah daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Bupati Pacitan, KRT Indrata Nur Bayuaji Reksonagoro, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh jajaran perangkat daerah serta masyarakat Pacitan atas sinergi dan dukungan yang terus terjalin dengan baik.
“Capaian ini bukan semata penghargaan administratif, melainkan bentuk kepercayaan atas kerja keras bersama dalam menjaga pengelolaan keuangan daerah yang baik dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Opini WTP sendiri merupakan predikat tertinggi dari BPK terhadap laporan keuangan pemerintah. Penilaian tersebut diberikan apabila laporan keuangan dianggap telah disajikan secara wajar sesuai standar akuntansi pemerintahan, memiliki sistem pengendalian internal yang baik, serta bebas dari kesalahan material.
Keberhasilan mempertahankan opini WTP selama 15 tahun berturut-turut menjadi bukti bahwa Kabupaten Pacitan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pengelolaan anggaran yang efektif, efisien, dan tepat sasaran.
Prestasi ini sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh elemen pemerintahan untuk terus menjaga integritas dan profesionalisme, demi mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan menyejahterakan masyarakat.(Red/yun).



