BeritaDaerahPemerintahanPendidikanPolitikSosial

Nama Luthfi Azza Azizah Mencuat di Bursa JPT Pratama, Berpeluang Isi Kursi Strategis DPPKB, PP dan PA

"Peluang terbesar Luthfi mengarah pada posisi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB, PP dan PA) Kabupaten Pacitan."

Pacitan,JBM.co.id- Dinamika mutasi dan promosi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pacitan terus menjadi perhatian. Di tengah bergulirnya berbagai spekulasi terkait pergeseran jabatan, nama Luthfi Azza Azizah mulai santer disebut sebagai salah satu figur yang berpeluang menempati posisi strategis pada jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP).

Saat ini, Luthfi masih mengemban amanah sebagai Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Pacitan. Pejabat yang dikenal memiliki latar belakang pendidikan kedinasan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) itu disebut-sebut masuk dalam radar promosi untuk mengisi jabatan pimpinan perangkat daerah.

Informasi yang dihimpun dari sumber internal menyebutkan, nama Luthfi tengah menjadi bahan pembahasan dalam bursa calon pejabat eselon IIB di lingkungan Pemkab Pacitan.

“Luthfi merupakan pejabat senior dengan pengalaman birokrasi yang cukup matang. Ia berbasiskan sekolah kedinasan dan kabarnya masuk dalam pembahasan calon JPT Pratama,” ungkap sumber yang enggan disebutkan jatidirinya, Senin (15/6/2026).

Sumber tersebut menambahkan, peluang terbesar Luthfi mengarah pada posisi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB, PP dan PA) Kabupaten Pacitan. Jabatan itu diperkirakan akan kosong setelah kepala dinas saat ini, Jayuk Susilaningtyas, memasuki masa purna tugas pada tahun ini.

“Setelah Bu Jayuk pensiun, Luthfi disebut memiliki peluang cukup besar untuk menggantikan posisi tersebut,” ujarnya.

Meski demikian, jalan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah tidaklah sederhana. Sesuai ketentuan yang berlaku, pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama harus melalui mekanisme seleksi terbuka yang kompetitif dan transparan.

Dalam proses tersebut, setiap kandidat diwajibkan mengikuti seluruh tahapan seleksi hingga menghasilkan tiga nama terbaik. Selanjutnya, keputusan akhir berada di tangan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) yang akan menentukan sosok terpilih untuk menduduki jabatan strategis tersebut.

Dengan pengalaman birokrasi yang dimiliki serta rekam jejaknya di lingkungan pemerintahan daerah, kemunculan nama Luthfi Azza Azizah dalam bursa promosi menjadi sinyal bahwa peta mutasi pejabat di Pacitan terus bergerak dinamis. Namun pada akhirnya, seluruh proses akan ditentukan melalui mekanisme seleksi yang objektif dan sesuai regulasi yang berlaku.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button