Milenial Market Fest 2026 Jadi Panggung Edukasi Wirausaha Muda Pacitan
"Milenial Market Fest ini bukan sekadar bazar, tetapi wahana pembelajaran nyata bagi generasi muda agar memiliki pola pikir wirausaha. Lulusan sekolah diharapkan mampu menjadi pencipta lapangan kerja, bukan hanya pencari kerja"

Pacitan,JBM.co.id-Pemerintah Kabupaten Pacitan terus menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak usia dini. Hal tersebut tercermin dalam penyelenggaraan Milenial Market Fest 2026, yang secara resmi dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Pacitan, Yudo Tri Kuncoro mewakili Bupati Pacitan, Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayu Aji Reksonagoro, pada Rabu (4/2/2026), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pacitan ke-281.
Mengusung tema “Pacitan Binraja Ing Kamulyan”, yang bermakna Pacitan dibangun bersama menuju kemuliaan, kejayaan, dan kesejahteraan, kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, pelaku UMKM, serta mitra usaha dalam mendorong penguatan ekonomi daerah berbasis generasi muda.
Dalam sambutannya, yang dibacakan Asisten Yudo, Bupati Pacitan menegaskan bahwa UMKM merupakan motor penggerak utama perekonomian daerah. Oleh karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia pelaku UMKM, khususnya dari kalangan pelajar, menjadi strategi jangka panjang yang terus diupayakan Pemerintah Kabupaten Pacitan.
“Milenial Market Fest ini bukan sekadar bazar, tetapi wahana pembelajaran nyata bagi generasi muda agar memiliki pola pikir wirausaha. Lulusan sekolah diharapkan mampu menjadi pencipta lapangan kerja, bukan hanya pencari kerja,” tegas Yudo memetikan pernyataan Bupati.
Kegiatan ini melibatkan pelaku UMKM lokal serta siswa-siswi SMA dan SMK se-Kabupaten Pacitan yang secara langsung mempraktikkan proses kewirausahaan, mulai dari produksi, pemasaran, hingga interaksi dengan konsumen. Melalui pendekatan ini, peserta tidak hanya belajar teori, tetapi juga memperoleh pengalaman bisnis secara riil.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Kabupaten Pacitan melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perindustrian telah membentuk Lembaga Inkubasi Bisnis serta mengoptimalkan peran PLUT-KUMKM. Program ini memberikan pendampingan, pembinaan, serta peningkatan kapasitas bagi pelaku usaha pemula hingga UMKM agar mampu tumbuh dan berdaya saing.
Bupati Pacitan, sambung Yudo, juga mendorong seluruh SMA dan SMK untuk menjalin kerja sama aktif dengan pemerintah daerah dalam menyiapkan lulusan yang adaptif terhadap tantangan ekonomi masa depan. Sinergi antara dunia pendidikan dan sektor usaha dinilai penting untuk mencetak wirausahawan muda yang inovatif dan mandiri.
Selain fokus pada penguatan kapasitas pelaku UMKM, Pemerintah Kabupaten Pacitan juga menaruh perhatian pada perluasan akses pasar. Salah satu strategi yang ditempuh adalah dengan menghadirkan berbagai event dan pengembangan destinasi wisata guna meningkatkan kunjungan masyarakat luar daerah ke Pacitan, sehingga berdampak langsung pada daya serap produk UMKM lokal.
Tidak hanya pasar lokal, Pemkab Pacitan juga mendorong UMKM untuk mampu menembus pasar regional hingga global. Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai stakeholder dan mitra usaha dalam pendampingan berkelanjutan, peningkatan kualitas produk, serta penguatan pemasaran.
Milenial Market Fest 2026 menjadi contoh nyata dari kolaborasi tersebut. Pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra UMKM, lembaga pendidikan, sponsor, dan panitia penyelenggara yang telah berkontribusi aktif dalam menyukseskan kegiatan ini.
Menutup sambutannya, Bupati Pacitan, kata Yudo, berpesan agar pelaku UMKM dan generasi muda terus bersemangat dalam berkarya dan berinovasi, serta memperkuat kolaborasi untuk menjawab tantangan ekonomi di masa depan.
Dengan dibukanya Milenial Market Fest 2026, diharapkan akan lahir wirausahawan-wirausahawan muda Pacitan yang tangguh, kreatif, dan mampu menjadi penggerak kesejahteraan daerah.(Red/yun).




