Merawat Waktu, Menjaga Alam. Bupati Aji: Pameran Bonsai Pacitan Ajarkan Filosofi Kesabaran dan Budaya Lestari
"Membentuk satu bonsai membutuhkan waktu panjang, mulai dari berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahkan hingga bertahun-tahun. Proses ini mengajarkan bahwa keindahan tidak lahir secara instan, melainkan melalui ketekunan, perawatan, dan hubungan harmonis antara manusia dan alam"

Pacitan,JBM.co.id-Pameran Bonsai dan Tanaman Hias dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Pacitan ke-281 bukan sekadar ajang memamerkan keindahan tanaman, tetapi juga menjadi ruang edukasi budaya yang sarat makna tentang kesabaran, keuletan, dan kecintaan terhadap alam.
Sekda Pacitan, Maulana Heru Wiwoho Supadi Putro saat membacakan sambutan Bupati Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayu Aji Reksonagoro mengatakan, Bonsai, sebagai karya seni hidup, mencerminkan filosofi budaya timur yang menjunjung tinggi proses.
“Membentuk satu bonsai membutuhkan waktu panjang, mulai dari berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahkan hingga bertahun-tahun. Proses ini mengajarkan bahwa keindahan tidak lahir secara instan, melainkan melalui ketekunan, perawatan, dan hubungan harmonis antara manusia dan alam,”ujar Sekda Maulana Heru, Rabu (4/2/2026).

Nilai-nilai tersebut selaras dengan budaya masyarakat Pacitan yang dikenal dekat dengan alam serta menjunjung tinggi kearifan lokal. Melalui pameran ini, masyarakat diajak untuk kembali memahami bahwa merawat lingkungan adalah bagian dari merawat kehidupan itu sendiri.
Selain nilai budaya dan edukatif, pameran bonsai juga membuka wawasan tentang potensi ekonomi berbasis lokal. “Bonsai kini tidak hanya dipandang sebagai hobi, tetapi telah berkembang menjadi komoditas bernilai tinggi dan investasi jangka panjang yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif daerah yang berakar pada potensi alam dan budaya setempat,”jelasnya.
Pameran ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya pelestarian lingkungan, sekaligus memperkuat identitas Pacitan sebagai daerah yang tidak hanya kaya akan keindahan alam, tetapi juga kaya akan nilai budaya dan kreativitas masyarakatnya.
Dengan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap alam, Pameran Bonsai dan Tanaman Hias resmi dibuka sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Pacitan ke-281, menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga warisan alam dan budaya untuk generasi mendatang.(Red/yun).




