BadungBaliBeritaDaerah

Ketua HPN Bali Prof. Nurianto Turun Langsung Tinjau UMKM Bali Tembus Pasar Global Meriahkan Hari Santri Nasional 2026 

Jbm.co.id-BADUNG |  Ketua Umum Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Provinsi Bali Prof. DR. H. Nurianto, RS., SH., MH., MM., MBL., meninjau sejumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal yang turut memeriahkan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang diselenggarakan Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Badung di Bendungan Muara Tukad Badung, sebelah timur Mall Bali Galeria (MBG), Kamis (22/10/2026).

Foto: Ketua Umum Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Provinsi Bali Prof. DR. H. Nurianto, RS., SH., MH., MM., MBL., meninjau sejumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal yang turut memeriahkan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang diselenggarakan Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Badung di Bendungan Muara Tukad Badung, sebelah timur Mall Bali Galeria (MBG), Kamis (22/10/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Santri Mengawal Indonesia Menuju Peradaban Dunia”, yang menjadi momentum bagi HPN untuk mendukung pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan perekonomian.

“Kami dari HPN Bali sangat aktif dalam mendorong perkembangan dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal agar mampu naik kelas dan berdaya saing global,” kata Prof. Nurianto.

Sementara itu, Ketua HPN Kabupaten Badung, Dwi Lilis Suryani, bersama Bendahara HPN Badung, Komang Fatimah Arsini menegaskan bahwa keterlibatan HPN dalam peringatan Hari Santri Nasional merupakan bentuk dukungan atas kegiatan Nahdlatul Ulama (NU), sekaligus upaya memperluas ruang promosi bagi UMKM.

Menurutnya, HPN Badung berkomitmen mendorong pelaku UMKM agar mampu naik kelas dan memperbaiki kondisi ekonomi melalui pembinaan, koordinasi, serta dukungan terhadap berbagai kegiatan masyarakat.

“Sama kayak kemarin, perekonomian UMKM untuk apa? satu: naik kelas; dua: memperbaiki ekonomi mereka. Kita mensupport acara Hari Santri MWC NU Badung,” kata Lilis Suryani dan Fatimah Arsini.

Mereka menambahkan, HPN Badung secara khusus berupaya merangkul pelaku UMKM agar mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat luas.

“Terus kami dari HPN Badung, khusus untuk melingkup UMKM, koordinasi untuk UMKM, pembinaan UMKM HPN Badung, minta support,” terangnya.

Partisipasi pelaku UMKM dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan transaksi sekaligus memperluas jangkauan pemasaran produk lokal. Kehadiran ribuan peserta dalam peringatan Hari Santri Nasional 2026 juga menjadi peluang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk mereka kepada pengunjung.

Ketua HPN Provinsi Bali, H. Nurianto RS, SH.MM.MH., juga diakui salah seorang pelaku usaha yang tergabung dalam HPN, Sri, yang menjual pupuk hayati dan produk Uva Bio mengaku turut berpartisipasi dalam memeriahkan kegiatan tersebut.

Sri memperkenalkan produk Uva Bio Fertilizer sebagai salah satu produk pupuk hayati cair yang dibawa dalam kegiatan tersebut. Berdasarkan keterangan yang disampaikan, pengajuan pendaftaran merek Uva Bio oleh Ketua HPN Provinsi Bali, H. Nurianto RS, SH.MM.MH., melalui kuasa hukumnya ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM RI dilakukan pada pertengahan 2026.

Pendaftaran tersebut disebut mencakup Kelas Barang/Jasa 1 yang berkaitan dengan pupuk hayati serta Kelas 5. Status dan rincian pendaftaran merek tersebut perlu dipastikan melalui data resmi DJKI.

Selain melibatkan pelaku UMKM, peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Badung juga dimeriahkan dengan lomba mewarnai untuk anak-anak tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD).

Kegiatan tersebut turut menambah daya tarik acara bagi keluarga yang hadir. Dengan beragam aktivitas dan keterlibatan pelaku usaha, HPN Badung berharap peringatan Hari Santri Nasional tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi UMKM lokal.

Kehadiran pengunjung yang lebih ramai diharapkan dapat memperluas pasar dan membuka kesempatan bagi para pelaku usaha untuk terus mengembangkan bisnisnya.

Sementara itu, Branch Manager PT Bank Mega Syariah, Ni Ketut Suryanita mengatakan keikutsertaan Bank Mega Syariah dalam kegiatan tersebut bertujuan mensosialisasikan berbagai produk unggulan, mulai dari tabungan haji, tabungan umroh, cicilan emas hingga layanan perbankan syariah lainnya.

Menurutnya, partisipasi ini menjadi momentum untuk memperkenalkan berbagai produk perbankan syariah sekaligus memperkuat sinergi dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Jadi, untuk mensosialisasikan juga program-program dari Bank Mega Syariah, seperti ada tabungan haji, tabungan umroh, ada cicil emas, dan masih banyak lagi program-program syariah lainnya,” kata Ni Ketut Suryanita disela-sela kegiatan.

Lebih lanjut, Suryanita menyebutkan kegiatan Hari Santri Nasional juga menjadi kesempatan bagi Bank Mega Syariah untuk memperluas jangkauan layanan kepada pelaku UMKM, khususnya yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) di Bali.

 Suryanita juga menegaskan, Bank Mega Syariah terus membangun sinergi dengan berbagai organisasi muslim di Bali, termasuk HPN Bali dan HPN Kabupaten Badung. Kolaborasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kegiatan organisasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Suryanita menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan yang diselenggarakan organisasi muslim di Bali.

Suryanita juga berharap semakin banyak pelaku UMKM binaan HPN Badung yang berpartisipasi dalam kegiatan serupa sehingga peluang pengembangan usaha dan akses terhadap layanan perbankan syariah semakin terbuka.

“Kami juga lebih banyak lagi untuk menggandeng masyarakat dan juga UMKM di Bali, pada khususnya, sehingga ekonominya bergerak semuanya. HPN memang sudah menjadi salah satu mitra kita dan nasabah kita yang pasti kita akan dukung setiap kegiatan,” pungkasnya.

Melalui kolaborasi tersebut, Bank Mega Syariah berharap sinergi dengan HPN Badung dapat terus berkembang, tidak hanya dalam mendukung kegiatan organisasi, tetapi juga memperluas literasi keuangan syariah serta mendorong UMKM agar semakin berkembang dan berkontribusi atas perekonomian Bali.

Pewarta: Ace Wiguna

Editor: Putu Wiguna

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button