KEK Buleleng Resmi Disosialisasikan, Bali Utara Menuju Panggung Global

Jbm.co.id-BULELENG | Sosialisasi pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng berlangsung, Minggu, 7 Desember 2025.
Sosialisasi KEK mendapatkan perhatian besar dari berbagai unsur pejabat, tokoh masyarakat, dan perwakilan investor internasional.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh PT Wijaya Laksmi Bhuana Agung Holding Company dengan dihadiri pejabat keluarga besar TNI Trimatra, perwakilan Kementerian Pertahanan, Pangdam Udayana, Dandim 1609 Buleleng, unsur kecamatan, kepala desa sekitar wilayah pengembangan, Keluarga Besar Kementerian Komdigi, tokoh nasional hingga investor dari Tiongkok dan Kerajaan Arab Saudi.
Pembangunan KEK Berlandaskan Tri Hita Karana
Dalam sambutannya, Direktur Utama PT Wijaya Laksmi Bhuana Agung Holding Company, RA Ambarawati Kenconowungu menegaskan, bahwa pembangunan KEK tetap berpegang kuat pada konsep Tri Hita Karana.
“Tri Hita Karana merupakan konsep pembangunan yang selalu pemperhatikan yang namanya Parhyangan, Palemahan dan Pawongan (Parhyangan adalah tempat Istananya Tuhan, Pelemahan adalah lingkungan di sekitarnya, dan Pawongan adalah orang-orang atau warga penduduk yang hidup di wilayah tersebut,” ucapnya.
Ia menekankan bahwa proyek ini akan membuka peluang kesejahteraan baru bagi masyarakat setempat melalui sektor pertanian, perkebunan, dan berbagai bidang ekonomi produktif lainnya.
KEK Dikembangkan dengan Kolaborasi Pendidikan, Pariwisata dan Budaya
Proyek KEK Pejarakan dirancang menjadi kawasan besar yang menggabungkan sektor pendidikan, budaya, dan destinasi wisata berkelanjutan. Fasilitas pendukung seperti bandara, kapal pesiar, hingga zona komersial akan melengkapi kawasan tersebut.
RA Ambarawati Kenconowungu menyampaikan bahwa pembangunan KEK telah mendapatkan dukungan dari kementerian internasional dan rekomendasi kementerian RI sebagai proyek strategis yang mendorong Bali Utara tampil di panggung global.
Ia juga menegaskan bahwa masyarakat dilibatkan langsung dalam proses pembangunan.
“Dalam giat sosialisasi pembangunan kawasan ekonomi khusus ini kami mengundang para tokoh masyarakat untuk bergabung dalam pembangunan ini sebuah kolaborasi masa depan yang menyangkut manfaat nyata bagi Bangsa, Daerah dan generasi mendatang,” paparnya.
Kepala Desa Pejarakan: Warga Siap, Asal Ekonomi Meningkat
Kepala Desa Pejarakan, I Made Astawa, menyambut baik langkah sosialisasi pembangunan KEK yang digagas perusahaan tersebut.
Ia mengatakan bahwa warganya akan mendukung penuh bila proyek strategis ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi peningkatan ekonomi.
I Made Astawa ditanya awak media terkait akan adanya Bandara di wilayahnya sepanjang akan mampu meningkatkan tarap ekonomi masyarakat yang berkelanjutan sudah dipastikan warganya akan siap dan pemerintah akan mendorong memberikan motivasi demi kemajuan Daerah Buleleng Bali Utara secara umum.
Acara ditutup dengan ucapan terima kasih dari panitia kepada seluruh tokoh, undangan dan masyarakat yang hadir dengan antusias. (red).




