BadungBaliBeritaDaerahKeagamaanPemerintahanSeni Budaya

Jro Gede Komang Widiarta Terpilih Kembali Secara Aklamasi 2 Periode Pimpin PBMM Badung

Jbm.co.id-BADUNG | Melalui mekanisme musyawarah yang khidmat, Jro Gede Komang Widiarta, ST., secara resmi terpilih kembali secara aklamasi untuk masa jabatan kedua kalinya sebagai Ketua Pratisentana Bandesa Manik Mas (PBMM) Kabupaten Badung periode 2021-2031.

Keputusan ini ditetapkan dalam Lokasabha VI PBMM Badung yang diselenggarakan di Ruang Kertha Gosana, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Minggu, 12 April 2026.

Foto: Jro Gede Komang Widiarta, ST., secara resmi terpilih kembali secara aklamasi untuk masa jabatan kedua kalinya sebagai Ketua Pratisentana Bandesa Manik Mas (PBMM) Kabupaten Badung periode 2021-2031.

​Acara dibuka secara resmi oleh Ketua PBMM Provinsi Bali, Wayan Sunarya, ditandai dengan pemukulan gong. Lokasabha kali ini mengusung tema sentral: “Melarapan Lokasabha VI PBMM Kabupaten Badung, Nyikiang Pikayun, Saling Isi Saling Gisi, Nindihin Bhisama, Nyujur Badung Jayanti, Manunggal Sareng Guru Wisesa.”

Efisiensi dan Harmonisasi Organisasi

Ketua Panitia Lokasabha VI, I Made Sada, A.Md.,Par.,S.H., yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Badung, menyampaikan bahwa agenda lima tahunan ini berfokus pada laporan pertanggungjawaban periode 2021-2026 serta penyusunan program kerja strategis ke depan.

​”Sesuai arahan pemerintah terkait efisiensi anggaran, kegiatan ini dilaksanakan secara efektif dengan total anggaran Rp84 juta yang bersumber dari punia anggota, donatur, dan kas organisasi,” kata Made Sada.

Made Sada juga menekankan pentingnya filosofi Saling Asah, Asih, dan Asuh agar seluruh pasemetonan tetap solid dalam mendukung visi pemerintah daerah.

Dukungan Terhadap Program Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap peran organisasi adat. Ia menitipkan pesan khusus agar PBMM Badung menjadi garda terdepan dalam menyukseskan program pengelolaan sampah berbasis sumber sesuai visi Sapta Kriya Adicipta.

​”Kami mengajak seluruh warih (keturunan) untuk membantu pemerintah memilah sampah dari tingkat rumah tangga. Ini krusial untuk mengurangi beban TPA dan menjaga martabat Badung sebagai destinasi pariwisata dunia,” kata Bupati Adi Arnawa.

Sinergi dengan Program Provinsi

Senada dengan Bupati, Gubernur Bali Wayan Koster yang turut hadir sebagai tokoh penglingsir semeton PBMM, menegaskan bahwa kekuatan sosial-budaya pasemetonan harus menjadi mesin penggerak perubahan perilaku masyarakat.

​”Pasemetonan Bandesa Manik Mas memiliki kekuatan besar. Saya berharap gerakan pengolahan sampah berbasis sumber ini dimulai dari keluarga warih kita sendiri hingga menjadi budaya baru. Jika pasemetonan bergerak, Bali akan menunjukkan pada dunia bahwa kita mampu menjaga alam secara berkelanjutan,” kata Gubernur Koster.

​Dengan terpilihnya kembali Jro Gede Komang Widiarta, PBMM Kabupaten Badung berkomitmen untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus bersinergi aktif dengan kebijakan Guru Wisesa (pemerintah) demi kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan Bali. (red).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button