
Jbm.co.id-KLUNGKUNG | Banyak Calon Legislatif (Caleg) incumbent menuju kursi DPRD Klungkung pada pemilu 2024 harus gigit jari, karena gagal meraih kekuasaan.
Bahkan lebih kecewa lagi bagi incumbent yang hanya meraup 23 suara di Daerah Pemilihan (Dapil) Klungkung 1 (Kota Klungkung ) dari Partai Perindo, yakni I Nyoman Mujana. Oknum Caleg tersebut sebelumnya terlilit kasus dugaan menggunakan ijasah palsu pada pemilu 2019.
Apakah karena kasus dugaan pemalsuan itu menjadi faktor dominan keengganan masyarakat untuk memilih dia. Caleg ini harus kecewa berat dengan raihan suara yang terhitung masih puluhan itu.
Di Perindo Dapil 1 Klungkung, kursi diraih I Putu Tika Winawan, dari hasil penghitungan sementara. Tika Winawan mujur, karena dongkrakan suara dari calon dibawahnya yang signifikan, yakni I Ketut Margiana ( penyanyi lagu Bali asal Desa Akah).Tika Winawan memperoleh 1.841 suara, sedangkan I Ketut Margiana peroleh 1.577 suara. Total suara di partai yang dipayungi Hari Tanoe Sudibyo di Klungkung ini 3.707 suara. Untuk hasil penghitungan sementara meraih 1 kursi, didapat oleh Tika Winawan sebagai peraih suara terbesar di parpol ini.
Banyak incumbent tumbang di Klungkung. Di Dapil 4( Banjarangkan) saja ada 3 incumbent keok mereka adalah Gede Artison Andarawata ( Demokrat), Ida Ayu Made Gayatri ( Nasdem) dan Sang Nyoman Putrayasa ( PDIP).
Incumbent lain yang tumbang, I Nengah Ariyanta dari PDIP di Dapil 2 ( Dawan). Namun, perolehan suaranya masih di atas seribu. Sedikitnya, ada 8 incumbent tumbang. Enam orang incumbent merebut kursi di kabupaten, dua sisanya rebut kursi DPRD Bali.
Perlu diketahui, jumlah kursi DPRD Klungkung 9 kursi. Kuota Dapil 1 Klungkung 9 kursi, Dapil 2 ( Dawan) 6 kursi, dapil 3,Nusa Penida 9 kursi dan Dapil 4 ( Banjarangkan) 6 kursi.
Adapun Hasil penghitungan sementara diraih oleh partai politik dan calon di bawah ini. (Rta).





