BaliBeritaDaerahDenpasarHukum dan KriminalPemerintahanPendidikan

Harry Ponto Tekankan Legal Audit Perkuat Tata Kelola Desa Adat dan LPD Bali

Jbm.co.id-DENPASAR | Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia (DPN PERADI SAI) Harry Ponto, S.H., LL.M., melantik Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi SAI Denpasar Masa Bakti 2026-2030 di Riverside Convention Center, Jalan Gunung Catur IVA Nomor 8, Padang Sambian Kaja, Denpasar, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Pelantikan pengurus DPC Peradi SAI Denpasar yang dinahkodai I Made Ariel Suardana, S.H., M.H., atau yang akrab disapa IMAS, turut dihadiri langsung Gubernur Bali Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M.

Dalam sambutannya, Harry Ponto menekankan pentingnya menjaga nilai, etika, dan penghormatan terhadap senior di tengah perkembangan organisasi advokat.

Menurutnya, Bali memberikan pelajaran bahwa kemajuan tidak harus membuat seseorang meninggalkan akar dan nilai yang telah dibangun sebelumnya.

​”Karena itu, saya ingin menyampaikan terima kasih sebagai bentuk penghargaan kepada rekan Wayan Purwita, Ketua dua periode DPC Bali, Denpasar, bersama dengan seluruh jajaran DPC Denpasar periode sebelumnya. Perkenankan saya menyampaikan terima kasih,” kata Harry Ponto.

Harry Ponto optimistis kepemimpinan IMAS mampu membawa DPC Peradi SAI Denpasar bergerak lebih cepat dan berkembang secara profesional.

Harry Ponto menyebut organisasi yang sehat bukan sekadar mengganti kepengurusan lama dengan yang baru. Organisasi yang sehat, menurutnya, harus mampu menghormati senior, memberikan ruang bagi generasi muda, serta membuat keduanya tumbuh bersama.

Peradi SAI Siap Dampingi Desa Adat dan LPD

Harry Ponto mengungkapkan, jajaran DPC Peradi SAI Denpasar sebelumnya telah bertemu dengan Gubernur Bali Wayan Koster. Salah satu pembahasan dalam pertemuan terkait peluang Peradi SAI untuk memperkuat pendampingan hukum bagi Desa Adat dan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Bali.

Menurutnya, peran advokat tidak semestinya hanya hadir ketika persoalan hukum sudah terjadi. Advokat juga harus berperan dalam mencegah munculnya persoalan melalui pendampingan hukum dan legal audit.

“Nah, menurut saya ini penting, karena tugas advokat jangan hanya datang setelah ada masalah. Advokat yang juga harus mampu bekerja sebelum masalah timbul. Nah, disinilah pendampingan hukum dan legal audit menjadi penting. Membantu melihat risiko, memperbaiki tata kelola, dan mencegah persoalan hukum sejak awal. ​Hukum yang baik bukan hanya hukum yang mampu menyelesaikan sengketa, hukum yang baik juga mampu mencegah terjadinya sengketa,” kata Hsrry Ponto.

Harry Ponto menilai LPD memiliki posisi strategis dalam kehidupan masyarakat Bali karena merupakan bagian dari kearifan lokal. Keberadaan LPD juga berkaitan erat dengan filosofi Tri Hita Karana yang mencakup Parahyangan, Pawongan, dan Palemahan.

“Memang luar biasa Bali ini. ​Dalam konteks itu, kita malam ini terutama ingin mengambil semangat Pawongan. Bahwa hukum pada akhirnya adalah tentang manusia bagaimana kita menjaga kepercayaan, tentang bagaimana kita menjaga hubungan, dan tentang bagaimana lembaga-lembaga yang dibangun masyarakat dapat terus hidup dengan tata kelola yang baik,” terangnya.

Oleh karena itu, lanjutnya Peradi SAI menyambut baik keinginan Gubernur Bali untuk menindaklanjuti kerja sama tersebut.

Harry Ponto menegaskan pihaknya siap bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali. Namun, Harry Ponto berharap kerja sama tersebut tidak berhenti sebatas penandatanganan nota kesepahaman atau MoU. Jika diperlukan, Peradi SAI siap menyiapkan advokat yang memiliki kompetensi untuk melakukan legal audit.

“Tadi Pak Robert Kuana sudah menyampaikan juga, bahkan beliau mau membuat kalau dimungkinkan, pelatihan untuk legal auditor di Denpasar. Ini kalau bisa dijalankan memang luar biasa. ​Nah, inilah menurut saya wajah organisasi yang seharusnya. Independen tetapi tidak terasing, kritis tetapi tetap konstruktif, dan profesional tetapi tetap memiliki kepedulian kepada masyarakat,” urainya.

DPC Peradi SAI Denpasar Diminta Jadi Rumah Advokat

Harry Ponto juga menitipkan pesan kepada IMAS beserta seluruh jajaran pengurus baru agar DPC Peradi SAI Denpasar tidak hanya menjadi tempat mengurus kepentingan organisasi.

Harry Ponto berharap DPC dapat menjadi rumah bagi para advokat sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Denpasar dan Bali.

“Rumah dimana senior dihormati, rumah tempat advokat muda bertumbuh, dan rumah tempat kita boleh berbeda pendapat tanpa kehilangan persaudaraan. Kemudian untuk pengurus baru, saya ucapkan terima kasih, fondasi yang kalian tinggalkan membuat kami bisa melangkah lebih jauh, maka sekali lagi selamat kepada pengurus DPC Peradi SAI Denpasar periode 2026-2030. Mari bekerja untuk profesi advokat, untuk penegakan hukum, dan juga untuk Bali yang kita cintai,” tutupnya. (ace).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button