BeritaDaerahEkonomiInternasionalPemerintahanPendidikanPolitikSosial

Gejolak Global Mengintai, Sekda Pacitan Minta ASN Perketat Manajemen Keuangan Jelang Lebaran

"Kondisi geopolitik dunia sedang tidak baik-baik saja. Hematlah dan lakukan manajemen pendapatan dengan baik"

Pacitan,JBM.co.id- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pacitan, Maulana Heru Wiwoho Supadi Putro, mengingatkan seluruh aparatur pemerintah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak ketidakpastian geopolitik global yang saat ini dinilai belum sepenuhnya kondusif.

Menurutnya, meski hingga kini belum terdapat dampak signifikan terhadap kondisi daerah, dinamika internasional berpotensi memicu tekanan ekonomi, termasuk kenaikan harga kebutuhan pokok dan energi. Karena itu, ia meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar bijak dalam mengelola pendapatan, terlebih menjelang Hari Raya Idulfitri yang identik dengan lonjakan pengeluaran.

“Kondisi geopolitik dunia sedang tidak baik-baik saja. Hematlah dan lakukan manajemen pendapatan dengan baik. Kita harus bersiap menghadapi segala kemungkinan sebagai dampak dari situasi internasional yang tengah memanas,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Sekda Maulana Heru mencontohkan fluktuasi harga bahan bakar minyak (BBM) sebagai indikator nyata dampak gejolak global. Harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax yang sebelumnya sempat turun di kisaran Rp 11.800 per liter, kini kembali merangkak naik menjadi Rp 12.200 per liter.

Kenaikan tersebut, menurutnya, bisa menjadi sinyal awal potensi eskalasi harga kebutuhan lain apabila situasi global terus berlanjut tanpa kepastian. Lonjakan harga energi kerap berdampak sistemik terhadap distribusi dan biaya produksi berbagai komoditas.

“Tidak menutup kemungkinan kondisi ini akan terus berlangsung. Maka kesiapsiagaan menjadi penting, terutama dalam mengelola keuangan secara disiplin dan terukur,” tegasnya.

Momentum menjelang hari raya biasanya diiringi peningkatan konsumsi rumah tangga. Oleh karena itu, ia mengingatkan agar ASN tidak terjebak pada pola pengeluaran berlebihan. Pengelolaan anggaran keluarga yang cermat dinilai menjadi langkah preventif dalam menghadapi potensi tekanan ekonomi.

Sekda berharap kondisi geopolitik global segera mereda sehingga stabilitas harga dan daya beli masyarakat tetap terjaga. Ia juga menekankan pentingnya menjaga optimisme, sembari tetap rasional dalam menyikapi dinamika ekonomi.

“Kita berharap situasi global segera melandai dan masyarakat bisa kembali hidup nyaman tanpa bayang-bayang ketidakpastian,” pungkasnya.

Dilatari kewaspadaan dan manajemen keuangan yang baik, pemerintah daerah optimistis dampak eksternal dapat diantisipasi secara bijaksana tanpa mengganggu stabilitas sosial dan ekonomi di Pacitan.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button