BeritaDaerahEkonomiPemerintahanPendidikanPolitikSeni BudayaSosial

Disdagnaker Pacitan Pastikan Stok Elpiji 3 Kg Aman, Gangguan Distribusi Sempat Terjadi di Jalur Madiun–Ponorogo

"Kelangkaan yang dikeluhkan warga, lebih disebabkan kendala distribusi yang sempat terjadi pada Jumat dan Sabtu lalu"

Pacitan,JBM.co.id-Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disdagnaker) Kabupaten Pacitan memastikan ketersediaan gas elpiji 3 kilogram di wilayah setempat masih aman, meski dalam beberapa hari terakhir masyarakat mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas bersubsidi tersebut.

Kepala Disdagnaker Pacitan, Acep Suherman, mengatakan tidak ada pengurangan kuota elpiji 3 kilogram dari Pertamina. Kelangkaan yang dikeluhkan warga, kata dia, lebih disebabkan kendala distribusi yang sempat terjadi pada Jumat dan Sabtu lalu.

“Untuk stok tidak ada pengurangan, masih sesuai kuota awal. Memang pada Jumat dan Sabtu lalu sempat ada kendala distribusi karena sesuatu hal, utamanya dari jalur Madiun–Ponorogo,” kata Acep, Senin (22/6/2026).

Acep menegaskan, gangguan distribusi tersebut tidak berdampak pada pengurangan pasokan secara keseluruhan. Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, stok elpiji 3 kilogram di Pacitan masih dalam kondisi aman.

Data stok harian per Sabtu, 20 Juni 2026, dari SPPBE PT Dwiparama Hasta Mukti menunjukkan persediaan elpiji masih mencukupi. Tercatat stok awal mencapai 72.457 kilogram, dengan penyaluran sebanyak 45.360 kilogram dan stok akhir tersisa 64.232 kilogram.

Dengan kondisi itu, Disdagnaker memastikan kebutuhan elpiji bersubsidi bagi masyarakat Pacitan masih dapat terpenuhi. Pemerintah daerah juga terus melakukan pemantauan distribusi agar pasokan di tingkat agen dan pangkalan tetap lancar.

“Kondisi stok aman,” tegas Acep.

Disdagnaker berharap masyarakat tidak panik menyikapi kendala distribusi yang sempat terjadi. Koordinasi dengan pihak terkait juga terus dilakukan guna memastikan penyaluran elpiji 3 kilogram kembali normal, sehingga tidak mengganggu kebutuhan rumah tangga maupun pelaku usaha kecil yang bergantung pada gas bersubsidi tersebut.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button