Bandara Ngurah Rai Resmi Layani Rute Baru Denpasar-Jember, Dorong Pariwisata dan Mobilitas Warga

Jbm.co.id-BADUNG | Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali kembali menambah jaringan konektivitas domestiknya dengan menghadirkan rute penerbangan langsung Denpasar-Jember (DPS–JBB) pulang-pergi yang resmi dilayani Wings Air mulai Jumat, 5 Desember 2025.

Hal ini menjadi pertama kalinya rute tersebut dibuka secara reguler dari Pulau Dewata. General Manager Bandara International I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab mengatakan pembukaan rute ini diharapkan memperluas akses konektivitas antardaerah khususnya Bali dan wilayah timur Jawa.
“Rute ini membuka akses baru bagi mobilitas masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi antar wilayah,” ujarnya.
Wings Air mengoperasikan armada ATR 72-500/600 berkapasitas 72 kursi pada layanan ini. Penerbangan perdana bernomor IW1902 lepas landas pukul 12.05 WITA dari Bali dengan 29 penumpang dan mendarat di Bandara Notohadinegoro Jember pukul 12.41 WITA. Sementara penerbangan IW1903 dari Jember tiba perdana di Bali pukul 15.07 WITA membawa 64 penumpang.
Untuk tahap awal, rute Denpasar-Jember dijadwalkan beroperasi tiga kali setiap Senin, Rabu, dan Jumat, dan membuka peluang penambahan frekuensi sesuai kebutuhan pasar.
Saat ini Bandara I Gusti Ngurah Rai melayani penerbangan langsung ke 59 kota tujuan melalui 51 maskapai. Penambahan rute ini dinilai mencerminkan semakin besarnya minat industri aviasi dalam membuka konektivitas ke Bali.
Syaugi menegaskan bahwa pengembangan rute merupakan bagian dari konsistensi bandara dalam mendukung penguatan konektivitas udara nasional.
“Setiap penambahan rute baru tidak hanya memperluas jaringan penerbangan yang tersedia bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat posisi Bali sebagai destinasi unggulan yang tetap diminati,” tegasnya.
Ia juga menyoroti hubungan pariwisata Bali dan Jember yang memiliki kemiripan karakter destinasi, terutama pada kekayaan alam, budaya, dan keramahtamahan masyarakat yang dinilai dapat mendorong pertumbuhan wisata berkelanjutan.
Hingga Oktober 2025, Bandara I Gusti Ngurah Rai telah mencatat lebih dari 20 juta penumpang, menandai peran strategis Bali sebagai hub transportasi udara di Indonesia. (red).




