BadungBaliBeritaDaerahKesehatanPemerintahan

Aksi Sosial di Badung, Putri Koster Tekankan Peran Kader Posyandu Wujudkan Desa Berkualitas

Jbm.co.id-BADUNG |  Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Putri Koster terus menggencarkan aksi sosial melalui program Membina dan Berbagi di Desa Pangsan dan Desa Sulangai, Kabupaten Badung, Selasa, 31 Maret 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan keluarga yang sehat, cerdas, berkualitas, dan sejahtera melalui penguatan peran kader Posyandu di tingkat desa.

Dalam sambutannya, Putri Koster menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan desa sangat ditentukan oleh keseriusan kader dalam menjalankan tugas serta menyerap aspirasi masyarakat di lapangan.

“Apabila kader bekerja dengan serius serta mampu menyerap aspirasi sekaligus menyelesaikan permasalahan di desa, maka 85% program desa akan berhasil dilaksanakan. Kinerja dan layanan optimal para kader menjadi kunci mudahnya koordinasi dengan instansi terkait, sehingga setiap permasalahan yang ada dapat segera tertangani,” tegas Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ibu Putri Koster.

Menurutnya, kegiatan sosial tersebut juga menjadi momentum untuk mensosialisasikan enam Standar Pelayanan Minimal yang kini menjadi bidang layanan Posyandu.

Salah satu fokus yang disampaikan adalah pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui Gerakan Kulkul. Program tersebut dinilai penting untuk mendukung terciptanya lingkungan yang sehat dan bersih di desa.

Bahkan, Putri Koster menyatakan akan ikut terlibat langsung bersama anggota PKK dan Posyandu Desa Sulangai dalam kegiatan gotong royong yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 5 mendatang.

Selain berperan dalam pelayanan kesehatan, Posyandu juga didorong menjadi wadah penyerapan aspirasi masyarakat. Berbagai persoalan yang ditemukan di lapangan nantinya akan diselesaikan secara kolaboratif bersama organisasi perangkat daerah terkait.

Pengarah Posyandu yang juga Kepala Dinas PMD dan Dukcapil Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata menjelaskan bahwa Posyandu memiliki peran penting dalam memberikan Standar Pelayanan Minimal kepada masyarakat.

Menurutnya, kader Posyandu menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyerap berbagai persoalan di tengah masyarakat, sedangkan Tim Pembina Posyandu bertugas memberikan arahan, pembinaan, dan evaluasi agar pelayanan semakin baik dan bermanfaat luas.

Diakhir kunjungan kerja, Putri Koster bersama jajaran juga meninjau TPS3R Sunara Giri Lestari di Desa Sulangai. Ia mengapresiasi keberhasilan desa dalam menjalankan pengolahan sampah berbasis sumber.

Hampir seluruh warga Desa Sulangai disebut telah memilah dan mengolah sampah organik secara mandiri di rumah. Sementara sampah daur ulang dikumpulkan untuk dijual kembali, sedangkan sampah residu diolah menggunakan mesin insinerator dan dimanfaatkan menjadi paving block. (red).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button