Letjen TNI Nyoman Cantiasa Kunjungi Pasraman Astika Dharma Komitmen Cetak SDM Hindu Tangguh, Berkarakter dan Kompetitif
Deprecated: preg_split(): Passing null to parameter #3 ($limit) of type int is deprecated in /home/jbmr2519/public_html/wp-content/themes/jannah/framework/functions/post-functions.php on line 860

Jbm.co.id-KARANGASEM | Ketua Umum (Ketum) Pengurus Harian (PH) PHDI Pusat Letjen TNI I Nyoman Cantiasa mendorong penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Hindu melalui pendidikan yang mampu membentuk generasi muda berkarakter tangguh, unggul, dan berdaya saing.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua Umum Pengurus Harian (PH) PHDI Pusat Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, saat mengunjungi Pesraman Widyalaya Astika Dharma di Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Sabtu (24/10/2026).
Kunjungan Nyoman Cantiasa, seusai mengikuti upacara Mejaya-Jaya di Pura Agung Besakih bersama Sekretaris Jenderal I Nyoman Gde Agus Asrama, Wakil Sekretaris Jenderal Wayan Jondra, serta Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Informasi dan Komunikasi (Hubla-Infokom) Ida Bagus Alit Wiratmaja.
Kehadiran jajaran PHDI Pusat tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya Pasraman Astika Dharma dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi generasi muda Hindu, khususnya dari keluarga pra sejahtera.
Kepala Sekolah Pasraman Astika Dharma, I Ketut Suena menjelaskan lembaga pendidikan tersebut berada di bawah yayasan dan panti asuhan yang didirikan Gede Pasek Suardika pada 2015. Pendirian lembaga ini dilandasi kepedulian terhadap kondisi ekonomi umat sekaligus keinginan memajukan kualitas generasi muda Hindu.
Menurut Ketut Suena, para siswa setingkat SMA di pasraman tersebut banyak berasal dari keluarga prasejahtera. Mereka tidak hanya berasal dari Seraya dan Abang, Kabupaten Karangasem, tetapi juga dari sejumlah daerah di luar Bali, seperti Pulau Seram, Maluku, dan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.
Hingga saat ini, jumlah siswa Pasraman Astika Dharma mencapai 200 orang. Sebanyak 110 siswa diantaranya menerima beasiswa dan tinggal di pasraman dengan dukungan pembiayaan dari yayasan, Kementerian Sosial, Ditjen Bimas Hindu, serta para donatur. Sementara itu, siswa lainnya berasal dari lingkungan sekitar sekolah.
Ketut Suena menyampaikan apresiasi atas kunjungan Nyoman Cantiasa yang baru terpilih sebagai Ketum PH PHDI Pusat masa bakti 2026-2031.
Ketut Suena berharap peningkatan kualitas SDM Hindu menjadi salah satu fokus utama program kerja kepengurusan PHDI Pusat dalam lima tahun ke depan.
Ketut Suena juga mengungkapkan sejumlah alumni Pasraman Astika Dharma telah berhasil bekerja di luar negeri. Bahkan, sebuah perusahaan spa di Kuta telah menyatakan kesiapan untuk menjalin kerja sama dalam meningkatkan keterampilan para alumni melalui pendidikan vokasi.
Ketut Suena berharap, program tersebut dapat mempersiapkan lulusan untuk memenuhi peluang kerja di berbagai negara, termasuk Jepang, Bulgaria, Rusia, serta sejumlah wilayah lain di Eropa dan Asia.
Pada kesempatan tersebut, Nyoman Cantiasa membagikan pengalaman perjalanan kariernya sebagai motivasi bagi para siswa. Ia menceritakan perjalanan pengabdiannya sejak memasuki dunia militer hingga dipercaya menduduki berbagai jabatan strategis, mulai dari komandan Korem, Pangdam, Pangkogabwilhan, hingga Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).
Pengalaman tersebut disampaikan untuk menanamkan keyakinan kepada para siswa bahwa kerja keras, kedisiplinan, integritas, dan kesungguhan dalam belajar merupakan modal penting untuk meraih masa depan.
Nyoman Cantiasa juga menegaskan bahwa salah satu program utama PHDI Pusat selama lima tahun mendatang adalah mendorong para pengelola lembaga pendidikan untuk terus meningkatkan dan mengembangkan SDM Hindu sejak usia dini.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus membentuk karakter yang kuat agar generasi muda Hindu mampu menghadapi tantangan zaman dan bersaing dalam berbagai bidang kehidupan.
Nyoman Cantiasa juga berpesan kepada para siswa agar belajar dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi kejujuran, serta menjalani setiap proses dengan ikhlas.
Dengan bekal tersebut, para siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi muda Hindu yang tangguh, unggul, dan mampu memanfaatkan peluang di tengah persaingan yang semakin ketat.
Sebagai bentuk dukungan nyata, jajaran pengurus PHDI Pusat bersama Nyoman Cantiasa secara pribadi menyerahkan dana punia untuk membantu kebutuhan operasional pasraman.
Bantuan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas peran Pasraman Astika Dharma dalam menjalankan swadharma pendidikan dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Hindu, terutama bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.
Editor: Putu Wiguna




