Syukuran Setahun di Bali, ARUN Bali Tegaskan Komitmen Bela Hak Masyarakat Adat

Jbm.co.id-DENPASAR | Dalam momentum memperingati Hari Pahlawan sekaligus merayakan syukuran 1 tahun berdirinya DPD Aliansi Rakyat untuk Nusantara (ARUN) Bali, organisasi ini menggelar acara potong tumpeng di Sekretariat DPD ARUN Bali, Jalan Sekar Sari, Kesiman, Senin, 10 November 2025.
Acara tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus DPD dan DPC se-Bali.
Ketua DPD ARUN Bali, Ir. Anak Agung Gede Rama Pujawan Dalem, SH., MH., M.CI., dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan dan kekompakan organisasi sebagai kunci dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat adat di Bali.
“Kebersamaan dan kekompakan organisasi akan bisa memaksimalkan perjuangan dalam menjaga hak-hak masyarakat adat di Bali,” terangnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mengikuti arahan dari Ketua Umum DPP ARUN Bob Hasan, yang juga menjabat Ketua Badan Legislasi DPR RI, serta Ketua Dewan Pembina ARUN, Habiburokhman, yang saat ini memimpin Komisi III DPR RI, untuk memastikan masyarakat mendapat perlakuan hukum yang berkeadilan.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris DPD ARUN Bali, Anak Agung Gede Agung Aryawan, ST., menyoroti berbagai ketimpangan dan ketidakadilan yang masih terjadi di Bali, terutama dalam penerapan aturan dan perizinan.
“Melihat kondisi masyarakat Bali yang perlakuan pejabat dalam menjalankan aturan dan UU sangat tidak adil dan pilih kasih, seperti penerbitan perizinan di mana kelompok tertentu dengan bebasnya mendapatkan IMB di atas sungai bahkan sampai memakan tebing pantai. Sisi lain juga ada yang ditindak sampai dibongkar, padahal mereka masyarakat kecil yang mencari sesuap nasi,” tegasnya.
Ia juga menyoroti persoalan di sektor pendidikan, di mana seleksi PPDB diduga masih diwarnai praktik titipan dan pungli.
“Masalah ketidakadilan inilah yang akan ARUN Bali perjuangkan dan advokasi ke depan, untuk menjaga harapan masa depan anak cucu kita kelak. Bali ini harus kita wariskan dalam kondisi baik, janganlah anak cucu kita dibebankan masalah sampah, kemacetan, dan pelanggaran perizinan,” tambahnya.
Melalui peringatan Hari Pahlawan ini, ARUN Bali menegaskan komitmennya untuk terus berjuang demi keadilan sosial dan kelestarian Bali yang berlandaskan nilai-nilai budaya dan adat. (red).




