JBM.co.id, Merauke – Kantor Bea dan Cukai bersama Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Merauke melepas ekspor komoditi kepiting bakau lokal ke luar negeri dengan tujuan Hongkong.

Setelah Bea Cukai menyatakan seluruh kelengkapan dokumen dan ijin yang ditentukan ada, 270 kg kepiting bakau Merauke akhirnya dapat di ekspor ke Hongkong.

Sebanyak 450 ekor kepiting bakau yang di masukan ke dalam 9 Peti akan diekspor ke luar negeri itu berasal dari Kampung Wamal, Distrik Tubang.

Baca Juga :  BLT Belum Merata, Bamsoet: Petakan Seluruh Masyarakat agar Segera Diberikan Bantuan

Menurut Pelaksana Koordinator Pengawasan, Pengendalian dan Informasi pada SKIPM Kelas II Merauke, Firhansyah kepada wartawan mengatakan “Semua kepiting dalam keadaan baik dan telah dilakukan uji lab dan dinyatakan bebas hama penyakit,”

Ditempat berbeda Fashan Ardian sebagai Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai di Kantor Bea dan Cukai Merauke menyampaikan “Bea Cukai melakukan pengawasan 9 koli yang berisi 450 ekor Kepiting dengan berat 270 kg kepiting bakau oleh Samarudin ke Hongkong sudah mendapatkan ijin dari SKIPM.

Baca Juga :  KPUD Bandar Lampung Rapat Koordinasi, Jelang PPK Tes Kesehatan Dan Bebas Narkoba

Setelah dokumen lengkap, Bea Cukai sebagai petugas pintu pengawasan barang ekspor dan impor menjamin semua izin sudah terpenuhi untuk melakukan ekspor,” tegasnya.

Di kesempatan yang sama Firansyah juga menuturkan bahwa sebelumnya sudah mengekspor kepiting bakau dari Merauke ke Singapura.

“Memang kalau ke Hongkong ini baru pertama kali. Yang pertama pengiriman pada tahun 2019 yaitu ke Singapura,” kata Firansyah. (Tim/Jbm)

Baca Juga :  KASUBBAGHUMAS POLRES BULELENG: “BORGOL CUMA SESAAT DI RUANGAN, TAK DIBAWA KE LUAR”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here