BaliBeritaDaerahDenpasarOlahraga

Soekarno Cup III Bali 2026 Resmi Dibuka, Made Supartha Tekankan Sportivitas dan Solidaritas

Jbm.co.id-DENPASAR | Turnamen Liga Kampung Soekarno Cup III 2026 Provinsi Bali resmi dibuka di Stadion Ngurah Rai, Sabtu, 9 Mei 2026.

Ajang sepak bola antar kampung yang digagas PDI Perjuangan tersebut kembali digelar dengan semangat pembinaan generasi muda, sportivitas, dan solidaritas masyarakat.

Ribuan kader, simpatisan, dan masyarakat tampak memadati stadion sejak pagi. Suasana pembukaan berlangsung meriah dengan nuansa kebersamaan yang kental.

Foto: Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali, Dr (c) I Made Supartha, S.H.,M.H., menghadiri turnamen Liga Kampung Soekarno Cup III 2026 Provinsi Bali di Stadion Ngurah Rai, Sabtu, 9 Mei 2026.

Sejumlah tokoh penting turut hadir, mulai dari Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster, para Bupati dan Walikota se-Bali, jajaran Ketua DPC PDI Perjuangan kabupaten/kota, hingga anggota Fraksi PDIP DPRD Bali.

Penyelenggaraan Soekarno Cup tahun ini dinilai semakin berkembang dibanding edisi sebelumnya. Selain menghadirkan atmosfer kompetisi yang lebih besar, turnamen tersebut juga menjadi simbol penguatan olahraga rakyat sekaligus ruang pencarian bakat sepak bola dari tingkat kampung.

Panitia juga menerapkan regulasi kategori pemain U-17 sebagai langkah serius dalam membina talenta muda Bali. Kebijakan tersebut membuka peluang bagi pemain muda yang belum tersentuh kompetisi profesional untuk menunjukkan kemampuan mereka di lapangan.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali, Dr (c) I Made Supartha, S.H.,M.H., menegaskan pentingnya menjaga nilai sportivitas selama turnamen berlangsung. Ia menilai sepak bola bukan sekadar soal kemenangan, tetapi juga sarana membangun karakter dan kebersamaan.

“Saya mendukung penuh kegiatan Liga Kampung Soekarno Cup III Provinsi Bali ini. Kepada seluruh pemain yang bertanding, junjung tinggi sportivitas dan jadikan turnamen ini sebagai ajang memperkuat persaudaraan,” kata Made Supartha yang juga menjabat Ketua Pansus TRAP DPRD Bali.

Menurutnya, kompetisi olahraga seperti Soekarno Cup dapat menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan disiplin, mental bertanding, dan semangat perjuangan.

Turnamen ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit pemain potensial dari Bali yang nantinya bisa bersaing di level nasional. Di tengah semangat gotong royong dan dukungan masyarakat, Soekarno Cup III 2026 menjadi bukti bahwa olahraga rakyat tetap memiliki peran besar dalam mempersatukan masyarakat sekaligus membangun masa depan sepak bola Indonesia. (red).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button