Satria Yuda Fraksi PDIP Pertegas Langkah-Langkah Pencegahan Bencana

Jbm.co.id-BANGLI | Selaku wakil rakyat, Bangli pertegas terkait langkah-langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung untuk menyikapi terkait potensi rawan bencana di Kabupaten Bangli.
Mengingat, Bangli sangat sering sekali tertimpa bencana,kalau musim kemarau rawan yang namanya hutan kebakaran di musim hujan dan angin rawan longsor dan banyak kayu-kayu yang dekat jalan raya yang tumbang oleh sebab itu Satria Yuda pertegas langkah-langkah pihak OPD terkait ambil sikap, 7 Pebruari 2026.
Dikatakan Satria Yudha, Kabupaten Bangli merupakan daerah rawan bencana. Saat musim hujan rawan kebakaran hutan, saat musim hujan dan angin kencang rawan longsor, pohon tumbang, bahkan juga banjir. Seperti pada musim hujan belakangan ini bencana alam sungguh memporak-porandakan Bangli.” Pohon tumbang di mana-mana, longsor di mana-mana, Bangli ini rawan bencana, ini butuh perhatian lebih serius,” kata Satria Yudha.
Dia tak ingin akibat bencana alam banyak korban material karena rusaknya fasilitas publik dan fasilitas warga. Syukur tidak ada korban jiwa saat bencana alam baru lalu. Hal ini menurutnya tidak bisa disepelekan. Diminta Pemkab Bangli ambil langkah riil dan strategis dalam hal pencegahan. Dia melihat perlunya OPD gencar sosialisasi agar masyarakat mewaspadai bencaba alam, serta faktor penyebab bencana alam, entah dengan cara langsung ke masyarakat atau dengan lebih banyak memasang rambu rawan bencana. Menyinggung banyaknya pohon hutan yang sudah tua, rawan patah dan tumbang, karena itu menjadi ranah pihak kehutanan dia berharap Pemkab senantiasa mengkoordinasikannya dengan pihak kehutanan.
Dia juga menyinggung soal tanaman perindang pinggir jalan yang berpotensi rawan patah dan tumbang. Terhadap pohon perindang yang sudah tua dan besar diminta OPD yang membidangi untuk melakukan pemangkasan. “Tentu lebih baik mencegah daripada rame- rame saat sudah tumbang) bencana,” imbuhnya.
Dia melihat pohon perindang sudah besar, akarnya juga merusak jalan, sudah selayaknya dilakukan peremajaan atau minimal dipangkas dulu. ” Sekarang saatnya memangkas, nanti diremajakan”, ungkapnya. Soal anggaran untuk peremajaan pihaknya berjanji akan memperjuangkannya dengan ekskutif. “Ya kalo anggaran kan kami perjuangkan nanti,” jelasnya, sembari menunjukkan ruas jalan yang masih ada pohon perindangnya yakni di Jalur Tamanbali menuju Gianyar dan juga di pinggir jalan- jalan di Kecamatan Susut.
Menjawab tentang langkah mitigasi bencana alam, dia melihat eksekusi dari petugas dinilai cukup cepat. Meski demikian banyak juga terjadi kemacetan lalulintas akibat longsor dan pohon tumbang.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangli, Putu Ganda Wijaya, ketika dikonfirmasi atas desakan DPRD Bangli, dia merespon positif permintaan Dewan tersebut.
Pihaknya mengaku telah melakukan pemangkasan secara rutin terhadap pohon perindang yang sudah layak dipangkas. Namun diakui beberapa zona belum dilakukan. “Ya, tetap kamu lakukan penataan rutin, pelayanan terhadap pengaduan masyarakat tetap kami tindak lanjuti,” ujarnya singkat via WhattAp,, Sabtu, 7 Pebruari 2026. (s kt scn).




