BaliBeritaDaerahKlungkungLingkungan HidupPendidikan

Sambut Hari Pengurangan Emisi Karbon, Yayasan Jati Nusa Lestari Libatkan Siswa SDN Besan Rawat Bibit Jati

Jbm.co.id-KLUNGKUNG | Dalam rangka memperingati Hari Peringatan Mengurangi Emisi Karbon Sedunia (World CO2 Emissions Reduction Day), Yayasan Jati Nusa Lestari memperkuat komitmennya pada edukasi lingkungan dengan menyasar generasi muda.

Kali ini, program bertajuk “Pohonku, Sahabatku” dilaksanakan di SD Negeri Besan, Kabupaten Klungkung.

Melalui kegiatan tersebut, para siswa diajak berperan sebagai orang tua asuh bagi bibit pohon jati. Konsep ini dirancang untuk menumbuhkan keterlibatan emosional anak terhadap alam sejak dini.

Foto: Yayasan Jati Nusa Lestari memperkuat komitmennya pada edukasi lingkungan dengan menyasar generasi muda di SD Negeri Besan, Kabupaten Klungkung.

Para siswa tidak hanya menanam, tetapi juga bertanggung jawab penuh terhadap perawatan bibit, mulai dari memberi nama, menyiram secara rutin, hingga memantau kondisi daun dan batang sebelum pohon tersebut ditanam di lahan konservasi permanen.

Ketua Yayasan Jati Nusa Lestari, Novi Dwi Jayanti, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari misi pendidikan karakter berbasis lingkungan dan budaya.

“Sesuai visi kami untuk bekerja bersama dalam anugerah alam, kemanusiaan, dan budaya, program ini bukan sekadar penghijauan. Kami sedang menjalankan misi pendidikan karakter. Kami ingin anak-anak menyadari bahwa menjaga alam adalah bagian dari identitas mereka sebagai manusia Nusantara. Ketika mereka merawat pohon, mereka sedang belajar mengelola hubungan harmonis antara manusia dan alam,” terangnya.

Pelaksanaan di SDN Besan merupakan pengembangan dari model edukasi yang sebelumnya telah dijalankan dan menunjukkan hasil positif.

Pada Oktober 2025, Yayasan Jati Nusa Lestari sukses menggelar program serupa bersama Kids Academy di kawasan Pantai Nyanyi, Tabanan.

Metode experiential learning atau pembelajaran berbasis pengalaman yang diterapkan dinilai efektif dalam meningkatkan kesadaran ekologis anak-anak. Guru wali SDN Besan sekaligus penggerak kepedulian lingkungan, Osila, menyambut baik kolaborasi tersebut.

“Program ini selaras dengan profil Pelajar Pancasila, khususnya dimensi berakhlak mulia terhadap alam. Siswa kami mendapatkan sarana praktik langsung untuk memahami siklus hidup tanaman dan pentingnya peran mereka bagi bumi,” paparnya.

Melalui program ini, Yayasan Jati Nusa Lestari menegaskan bahwa upaya pelestarian lingkungan tidak hanya berhenti pada penanaman pohon, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kesadaran generasi muda sebagai penjaga alam demi keberlanjutan masa depan. (red).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button