BaliBeritaDaerahDenpasarKeagamaanPemerintahanPolitik

Pesan Damai Wayan Bawa di Rahina Kuningan: Perkuat Kebersamaan dan Pelihara Cahaya Dharma

Jbm.co.id-DENPASAR | Menjelang perayaan Rahina Kuningan, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali dari Fraksi PDI Perjuangan, I Wayan Bawa, S.H., memberikan pesan spiritual yang menekankan pentingnya keteduhan batin dan penguatan nilai dharma.

Foto: Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali dari Fraksi PDI Perjuangan, I Wayan Bawa, S.H.

Ia mengajak umat Hindu menjadikan Kuningan sebagai momen penyelarasan diri di tengah dinamika kehidupan modern.

Dalam pesannya, Wayan Bawa menyampaikan doa untuk seluruh umat agar senantiasa dilimpahi cahaya dan kerahayuan. Ia menegaskan bahwa Kuningan memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar ritual penutup Galungan.

“Rahajeng Rahina Kuningan. Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa memberikan kerahayuan dan sinar terang bagi langkah kita semua. Kuningan adalah waktu yang mengingatkan kita untuk menjaga keseimbangan antara sekala dan niskala, serta memperkuat dharma dalam kehidupan sehari-hari,” kata Wayan Bawa.

Makna Kuningan: Menjernihkan Pikiran dan Meneguhkan Jalan Dharma

Dalam budaya Hindu Bali, Kuningan diyakini sebagai waktu ketika para Dewa dan leluhur kembali ke alam suci. Momentum ini dipandang sebagai kesempatan untuk memperbaharui niat dan memurnikan pikiran.

Wayan Bawa menekankan tiga nilai yang perlu kembali dihidupkan pada Hari Kuningan: menjernihkan pikiran, meluruskan niat, serta memperkuat rasa syukur atas anugerah dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

“Kuningan mengingatkan kita bahwa cahaya dharma harus terus dipelihara. Ketika pikiran terang, maka perilaku kita pun akan membawa kedamaian bagi keluarga, masyarakat, dan Bali pada umumnya,” tuturnya.

Harapan untuk Bali: Merawat Tradisi dan Kebersamaan

Sebagai wakil rakyat, Wayan Bawa berharap perayaan Kuningan menjadi momen memperkuat spirit gotong royong dan keharmonisan antarmasyarakat. Ia menekankan pentingnya merawat tradisi keluarga sebagai fondasi pelestarian budaya Bali.

“Semoga seluruh umat Hindu diberikan kerahayuan dan keteduhan hati. Mari kita jaga warisan leluhur, kita rawat budaya Bali, dan kita lanjutkan perjuangan menjaga keharmonisan di bumi yang kita cintai ini,” tutupnya. (red).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button