Mewariskan Lingkungan untuk Generasi Mendatang, Kepedulian Dimulai dari Keluarga
"Pentingnya peran keluarga dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan"

Pacitan,JBM.co.id-Menjaga lingkungan bukan semata urusan pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama yang dapat dimulai dari tempat paling dekat: keluarga.
Dari rumah, kebiasaan sederhana seperti menjaga kebersihan, mengelola sampah, mematuhi aturan, hingga merawat lingkungan dapat menjadi nilai yang diwariskan kepada generasi mendatang.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pacitan, Cicik Ruhdlotul Jannah, menekankan pentingnya peran keluarga dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan. Menurutnya, keluarga memiliki fungsi pembinaan yang strategis untuk menanamkan perilaku ramah lingkungan sejak dini.
“Kepedulian itu, dapat dibangun melalui empat kebiasaan utama, yakni bersih, pengelolaan, disiplin, dan pelestarian,” ujarnya, Selasa (15/9).
Bersih berarti menciptakan kondisi lingkungan yang terbebas dari kotoran, polusi, dan sampah. Kebiasaan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan rumah menjadi langkah awal yang memiliki dampak besar ketika dilakukan secara konsisten.
Sementara pengelolaan merupakan upaya memelihara, memanfaatkan, sekaligus memperbaiki lingkungan agar tetap memberikan manfaat bagi kehidupan. Dalam lingkup keluarga, pengelolaan dapat diwujudkan melalui pemilahan sampah, pengurangan penggunaan barang sekali pakai, hingga pemanfaatan kembali barang yang masih memiliki nilai guna.
Nilai berikutnya adalah disiplin. Kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup berhenti pada pengetahuan, tetapi perlu diwujudkan melalui kebiasaan dan kepatuhan terhadap aturan yang telah ditetapkan.
Adapun pelestarian menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Lingkungan yang dirawat hari ini bukan hanya untuk dinikmati saat ini, tetapi juga menjadi warisan bagi anak-anak dan generasi yang akan datang.
Dalam konteks tersebut, kesehatan lingkungan memiliki makna yang lebih luas. Kesehatan lingkungan merupakan kondisi lingkungan yang bersih, aman, dan berkelanjutan sehingga mampu mendukung kesehatan dan kualitas hidup manusia.
Setidaknya terdapat tiga unsur penting yang perlu menjadi perhatian bersama, yakni udara yang bersih dan sehat, air yang layak dan aman, serta pengelolaan sampah yang baik.
Ketiganya saling berkaitan. Udara yang bersih mendukung kesehatan, air yang aman menjadi kebutuhan dasar kehidupan, sementara pengelolaan sampah yang baik mencegah pencemaran dan menjaga lingkungan tetap nyaman.
Pada akhirnya, menjaga lingkungan tidak selalu membutuhkan langkah besar. Ia tumbuh dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan terus-menerus di dalam keluarga. Dari tangan orang tua, anak-anak belajar membuang sampah dengan benar. Dari lingkungan rumah, mereka belajar merawat tanaman dan menghemat sumber daya. “Dari kebiasaan sehari-hari, tumbuh kesadaran bahwa lingkungan adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan,” jelasnya.
Sebab, lingkungan yang diwariskan kepada generasi mendatang sejatinya merupakan cermin dari apa yang dilakukan generasi hari ini.
Menjaga lingkungan berarti menjaga kehidupan. Dan warisan terbaik untuk generasi mendatang bukan hanya tentang apa yang kita tinggalkan, tetapi juga tentang lingkungan yang tetap layak mereka tempati.(Red/yun).




