KPU Bali Cetak Generasi Demokratis Lewat OSIS dan KALIBRASI Libatkan 38.783 Pelajar Turun ke Bilik Suara Tanamkan Jiwa Kepemimpinan

Jbm.co.id-BANGLI | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali memperkuat pendidikan demokrasi sejak dini melalui pengukuhan pengurus OSIS, Duta Demokrasi, Kader Literasi Bangun Demokrasi (KALIBRASI) hingga Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (Pemilos) Serentak 2026 di Kabupaten Bangli, Gianyar, dan Tabanan.
Rangkaian kegiatan berlangsung, Rabu (28/10/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98. Hal tersebut menjadi upaya membangun kesadaran demokrasi di kalangan pelajar sekaligus menyiapkan generasi muda yang kritis, berintegritas, dan bertanggung jawab dalam menentukan pilihan.
Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, menghadiri Pengukuhan Ketua dan Wakil Ketua OSIS serta Duta Demokrasi Kabupaten Bangli Tahun 2026 di Gedung Bhukti Mukti Bhakti, Kantor Bupati Bangli.
Pada kesempatan tersebut, Gede Lidartawan mendukung langkah KPU Kabupaten Bangli memperluas pendidikan demokrasi di lingkungan sekolah.
Menurutnya, pelajar perlu memahami proses demokrasi secara utuh, mulai dari menyusun visi dan misi, menyampaikan gagasan, hingga menjalankan tanggung jawab setelah terpilih.
Pengalaman berorganisasi dan mengikuti pemilihan di sekolah menjadi ruang pembelajaran untuk membangun kepemimpinan, integritas, serta keberanian mengambil keputusan secara bertanggung jawab.
Gede Lidartawan juga mengajak pelajar memahami politik secara terbuka dan kritis. Pendidikan demokrasi, kata dia, tidak cukup hanya mengenalkan mekanisme pemilihan, tetapi harus menumbuhkan kesadaran untuk berpartisipasi dan berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui peran sebagai pengurus OSIS maupun Duta Demokrasi, pelajar diharapkan menjadi teladan bagi teman sebaya sekaligus mendorong tumbuhnya budaya demokrasi yang sehat di sekolah.
Gianyar Kukuhkan Kader KALIBRASI
Penguatan pendidikan demokrasi juga berlangsung di Kabupaten Gianyar melalui pengukuhan Ketua OSIS terpilih dan Kader Literasi Bangun Demokrasi (KALIBRASI) periode 2026/2027 di Ruang Rapat Utama Lantai III, Pusat Pemerintahan Kabupaten Gianyar.
Kegiatan tersebut dihadiri Anggota KPU Provinsi Bali, Anak Agung Raka Nakula, serta melibatkan perwakilan satuan pendidikan jenjang SMA/SMK/MA/SLB dan SMP/MTs se-Kabupaten Gianyar.
Bupati Gianyar, I Made Agus Mahayastra mengukuhkan Kader KALIBRASI, sedangkan pengukuhan Ketua OSIS terpilih dilakukan oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar. Prosesi tersebut ditandai dengan penyematan pin sebagai simbol pengukuhan peran para pelajar dalam pendidikan demokrasi.
Kegiatan juga diisi orasi teman sebaya oleh perwakilan Kader KALIBRASI dari SMAN 1 Gianyar dan SMAN 1 Blahbatuh. Melalui pendekatan tersebut, pelajar memperoleh ruang untuk menyampaikan pesan demokrasi dengan bahasa yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Ketua OSIS diharapkan mampu menjalankan kepemimpinan dan menjadi teladan bagi rekan sebaya. Sementara itu, Kader KALIBRASI berperan memperluas literasi demokrasi sekaligus meningkatkan kesadaran pemilih muda di lingkungan sekolah.
Pemilos Tabanan Libatkan 38.783 Pemilih
Sementara itu, di Kabupaten Tabanan, Anggota KPU Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya, menghadiri pengukuhan Ketua dan Wakil Ketua OSIS terpilih se-Kabupaten Tabanan sebagai bagian dari rangkaian Pemilos Serentak 2026.
Pemilos tersebut diselenggarakan pada 21 Oktober 2026 melalui kolaborasi KPU Kabupaten Tabanan, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), dan Pemerintah Kabupaten Tabanan.
Pelaksanaannya melibatkan 182 pasangan calon, terdiri atas 120 pasangan calon tingkat SMP/MTs dan 62 pasangan calon tingkat SMA/SMK/MA.
Sebanyak 38.783 pemilih turut berpartisipasi, dengan rincian 17.414 pemilih SMP/MTs dan 21.369 pemilih SMA/SMK/MA. Proses pemilihan berlangsung melalui 138 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di seluruh Kabupaten Tabanan.
Melalui Pemilos, pelajar mendapatkan pengalaman langsung menjalankan proses demokrasi, mulai dari pencalonan hingga menggunakan hak pilih.
Ketua KPU Kabupaten Tabanan menegaskan bahwa Pemilos merupakan miniatur pemilu yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar menyampaikan gagasan, menilai program calon, menentukan pilihan secara bertanggung jawab, serta menerima hasil pemilihan dengan lapang dada.
Para Ketua dan Wakil Ketua OSIS yang dikukuhkan juga diharapkan menjadi pemimpin yang mau mendengar, pemilih cerdas yang mampu mengambil keputusan secara kritis, serta pelopor demokrasi melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian kegiatan di Bangli, Gianyar, dan Tabanan memperlihatkan bahwa pendidikan demokrasi dapat diterapkan melalui kepemimpinan organisasi, kaderisasi literasi demokrasi, dan praktik pemilihan langsung di sekolah.
Kolaborasi KPU, pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan berbagai pihak terkait menjadi bagian penting dalam memperluas pendidikan pemilih sekaligus menumbuhkan kesadaran demokrasi sejak dini.
Sejalan dengan semangat Hari Sumpah Pemuda ke-98, KPU Bali berharap pelajar mampu berani menyampaikan gagasan, menghargai perbedaan, menjaga persatuan, dan bertanggung jawab dalam menentukan pilihan.
Pengalaman demokrasi di sekolah diharapkan menjadi bekal bagi generasi muda untuk berpartisipasi secara cerdas dan kritis dalam kehidupan bermasyarakat, sekaligus menjadi pelopor demokrasi yang berintegritas di lingkungan masing-masing.
Pewarta: Ace Wiguna
Editor: Putu Wiguna
Sumber: Rilis KPU Bali




