BaliBeritaDaerahDenpasarHukum dan KriminalLingkungan HidupPemerintahan

Kanwil Kemenkum Bali Dorong Replikasi di Tingkat Desa, Denpasar Raih Nilai Tertinggi JDIH Nasional

Jbm.co.id-DENPASAR | Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Bali mengambil peran penting dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) yang digelar oleh Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Kota Denpasar, Selasa, 11 November 2025.

Acara ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pengelolaan dokumentasi hukum di desa serta mendorong terbentuknya Pojok JDIH Desa sebagai pusat literasi dan layanan informasi hukum bagi masyarakat.

Bimtek yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai III Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Denpasar mengusung tema “Penguatan Peran dan Tata Kelola JDIH Desa sebagai Pilar Keterbukaan Informasi Hukum di Desa”.

Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Kanwil Kemenkumham Bali, Mustiqo Vitra Ardhiansyah hadir sebagai narasumber dan memberikan apresiasi tinggi atas komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam pengelolaan JDIH.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kota Denpasar yang telah berhasil meraih nilai tertinggi dalam Pengelolaan JDIH se-Indonesia untuk kategori Kota,” kata Mustiqo.

Dalam paparannya, Mustiqo menjelaskan bahwa sistem informasi dan komunikasi hukum yang diwadahi oleh JDIH sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2012 menjadi pilar penting dalam mendukung kelancaran sistem hukum nasional.

Melalui JDIH, masyarakat dapat memperoleh pelayanan informasi hukum yang cepat, akurat, mudah, dan terpadu.

Selain Mustiqo, hadir pula Iswiyati Kuntiri dari Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum dan HAM, yang memaparkan materi teknis mengenai pengisian metadata dan pembuatan abstrak produk hukum desa.

Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh para peserta yang berasal dari perangkat desa, pengelola JDIH, serta perwakilan lembaga pemerintahan terkait. Bimtek ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang membahas strategi implementasi JDIH Desa secara berkelanjutan. (red).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button